JEMBER, Buktipetunjuk.id –
Sejumlah warga Jalan Semeru Ajung, tepatnya di kawasan lampu merah Ajung, Kecamatan Ajung, Jember, Jawa Timur, memprotes keras pemasangan tiang WiFi milik MyRepublic, Selasa, 27 Oktober 2026.
Pasalnya, proyek infrastruktur internet itu dinilai sepihak karena tidak didahului sosialisasi kepada warga maupun perangkat RT/RW setempat.
Warga mengaku tidak menolak masuknya fasilitas teknologi di lingkungan mereka. Namun, mereka menyayangkan penggalian dan pendirian tiang yang dilakukan tepat di depan pekarangan serta toko warga tanpa izin tertulis dari pemilik lahan.
“Biasanya kalau ada pemasangan tiang seperti ini, warga dulu diberi sosialisasi dari provider lewat perangkat desa dan RT/RW. Ini tahu-tahu langsung digali,” kata seorang warga di lokasi kejadian, Selasa.
Ketegangan sempat terjadi di lapangan. Eliyanti, salah satu warga terdampak, mengaku kaget mendapati sejumlah pekerja menggali lubang untuk tiang persis di depan rumahnya. Saat dikonfirmasi, para pekerja mengklaim proyek sudah mengantongi izin lengkap dari aparatur desa.
Merasa janggal, Eliyanti berkoordinasi dengan pengurus RT dan RW. Setelah turun ke lokasi, pengurus lingkungan menemukan MyRepublic belum menyerahkan dokumen perizinan apa pun ke tingkat RT/RW.
Ketua RT dan RW lalu menghubungi manajemen MyRepublic untuk meminta klarifikasi langsung di lokasi. Meski pihak provider menyebut telah mengantongi izin dari pemerintah desa hingga Kepala Dusun, mereka menolak hadir dengan alasan sedang berada di wilayah lain.
Akibat tidak ada titik temu dan absennya transparansi, Ketua RT bersama warga menghentikan paksa seluruh aktivitas penggalian dan pemasangan tiang di kawasan lampu merah Ajung.
Hingga berita ini diterbitkan, proyek pemasangan tiang WiFi MyRepublic di lokasi tersebut dihentikan sementara. Warga dan pengurus lingkungan menegaskan tidak akan mengizinkan proyek dilanjutkan sebelum manajemen provider datang langsung untuk mediasi, sosialisasi, dan menunjukkan bukti legalitas perizinan kepada masyarakat terdampak.
Reporter : Laili









