Way Kanan, Buktipetunjuk.id –
Hujan pertama mengguyur Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Minggu, 25 Oktober 2026, setelah warga mengalami kekeringan selama berbulan-bulan.
Hujan turun beberapa jam pasca warga menggelar doa bersama lintas agama meminta turun hujan.
Doa bersama digelar di Lapangan Kampung Bali Sadhar Tengah sejak pagi. Tokoh agama Islam, Hindu, dan Kristen memimpin prosesi. Sore harinya, hujan deras turun selama lebih dari satu jam.
“Alhamdulillah, ini seperti keajaiban. Sumur kami sudah kering dua bulan. Tadi banyak warga yang menangis haru,” kata Suminah, 47 tahun, warga Kampung Bali Sadhar Tengah.
Camat Banjit Nasrullah Ali
membenarkan hujan tersebut merupakan yang pertama setelah kemarau panjang melanda.
“Sejak Agustus, sebagian besar sumur warga mengering. Kami sudah distribusi air bersih dengan tangki. Doa bersama ini inisiatif warga dan Forkopimcam,” ujarnya.
Terpantau juga dari beberapa rekan wartawan melalui video tiktok, memperlihatkan hujan cukup deras di kecamatan Banjit kabupaten Way Kanan dan melalui video tampak terlihat tanah yang tadinya kekeringan basah tersiram air hujan yang turun.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Way Kanan mencatat 6 dari 20 kampung di Banjit masuk kategori rawan kekeringan ekstrem sepanjang September-Oktober 2026. BPBD mengimbau warga tetap hemat air meski hujan mulai turun.
(Red)









