Diduga Dikeroyok Puluhan OTK, Remaja 16 Tahun di Metro Patah Tulang dan Trauma

- Penulis Berita

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metro Lampung,Buktipetunjuk.id –

Seorang remaja berusia 16 tahun berinisial MRS diduga menjadi korban pengeroyokan puluhan Orang Tak Dikenal (OTK) di Taman Merdeka, Kota Metro, Lampung, Ahad dini hari, 4 Oktober 2026. Korban mengalami patah tulang bahu kiri dan trauma berat.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIB di Jalan A.H. Nasution, Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat. Keluarga korban telah melaporkan kasus ini ke Polres Metro dengan nomor LP/B/4477x/2026/SPKT/POLRES METRO/POLDA LAMPUNG pada 4 Oktober 2026 pukul 23.00 WIB.

Ayah korban, SM, menuturkan bahwa insiden bermula ketika MRS melintas bersama temannya dengan sepeda motor berknalpot bising di kawasan Taman Merdeka. Sekelompok orang yang berada di lokasi diduga tidak terima. “Korban kemudian disebut disiram kuah bakso tanpa melakukan perlawanan,” kata SM kepada awak media, Senin, 12 Oktober 2026.

SM melanjutkan, usai mengisi bahan bakar, MRS hendak pulang ke Lampung Timur. Namun saat kembali melintas di taman, sepeda motornya dilempar sandal oleh salah satu dari kelompok itu hingga bodi kendaraan terlepas.

Baca Juga:  JMSI Kota Metro Lampung Berbagi Nasi Kotak di Jumat Penuh Berkah 

Ketika MRS berbalik untuk mengambil bagian motor yang diduga diambil salah satu pelaku, keributan pecah. Korban diduga dikeroyok oleh sejumlah orang.

Akibat kejadian tersebut, MRS menderita luka robek di kepala, lebam di beberapa bagian tubuh, dan patah tulang pada bahu kiri. “Anak saya trauma berat, belum bisa beraktivitas seperti biasa,” ujar SM.

Ia menilai kekerasan itu berdampak fisik dan psikologis bagi anaknya. Pihak keluarga mengaku tidak mengenal para terduga pelaku. Berdasarkan keterangan korban, mereka adalah orang-orang yang tidak dikenal.

Keluarga mendesak Polres Metro segera mengusut kasus ini. “Kami minta identitas para terduga pelaku diungkap dan perkara diproses sesuai hukum bila bukti cukup,” kata SM.

SM berharap penanganan kasus memberi kepastian hukum bagi korban sekaligus mencegah kekerasan serupa terulang di ruang publik. “Masyarakat seharusnya aman mengunjungi Taman Merdeka tanpa takut jadi korban kekerasan,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi perkembangan penyelidikan kepada Polres Metro. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pungli Rp12 Juta di Disdikbud Merangin Mencuat, Kasi PNF Bantah Terlibat
Selesaikan Bertahap, Komisi A Desak BPN Segera Terbitkan Sertifikat Tanah Ketajek
Disomasi Pascakebakaran Dapur MBG, Manajemen SPPG Simaninggir-Siabu Akhirnya Angkat Bicara
Tabung LPG Indoor Ancam Nyawa Relawan, Kepala SPPG Bukit Malintang Pilih “Bungkam”
Guru SD di Metro Laporkan Wali Murid ke Polisi: Diduga Dihina dan Diancam di Lingkungan Sekolah
Sulitnya Mencari Nafkah Bukan Sekadar Keluhan, Saatnya Kebijakan Berpihak pada Rakyat
KKG Sukaratu Digelar di SDN 2 Sukagalih, Matangkan Persiapan KKG Kabupaten Desember 2026
Penggunaan Gas “Melon” di SPPG Sibaruang Siabu Mencuat, Manajemen Sebut Force Majeure
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:33 WIB

Dugaan Pungli Rp12 Juta di Disdikbud Merangin Mencuat, Kasi PNF Bantah Terlibat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Selesaikan Bertahap, Komisi A Desak BPN Segera Terbitkan Sertifikat Tanah Ketajek

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Disomasi Pascakebakaran Dapur MBG, Manajemen SPPG Simaninggir-Siabu Akhirnya Angkat Bicara

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Tabung LPG Indoor Ancam Nyawa Relawan, Kepala SPPG Bukit Malintang Pilih “Bungkam”

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Guru SD di Metro Laporkan Wali Murid ke Polisi: Diduga Dihina dan Diancam di Lingkungan Sekolah

Berita Terbaru