Pemkab Jombang Perkuat Sistem Dukungan Ibu Menyusui Demi Cegah Stunting

- Penulis Berita

Kamis, 10 September 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG,Buktipetunjuk.id –

Pemerintah Kabupaten Jombang menegaskan komitmennya memperkuat perlindungan kesehatan ibu dan anak dengan menggenjot dukungan bagi ibu menyusui. Komitmen itu disampaikan dalam Peringatan Puncak Pekan ASI Sedunia 2026 yang digelar di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis, 10 September 2026.

Mengusung tema “Prioritaskan Menyusui: Ciptakan Sistem Dukungan yang Berkelanjutan”, acara tersebut dihadiri Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Salmanudin, Sekdakab Agus Purnomo beserta istri, Ketua TP PKK Yuliati Nugrahani Warsubi, kepala OPD, jajaran Dinas Kesehatan, serta ratusan kader, organisasi profesi, dan lintas sektor.

Bupati Warsubi menekankan, ASI eksklusif selama enam bulan pertama merupakan investasi paling awal untuk mencetak generasi Jombang yang sehat, cerdas, dan berkualitas sekaligus menekan angka stunting.

“Keberhasilan menyusui tidak dapat menjadi tanggung jawab ibu seorang diri. Ibu membutuhkan dukungan dari keluarga, terutama suami, pendampingan tenaga kesehatan dan kader, serta lingkungan yang aman,” kata Warsubi.

Capaian ASI Eksklusif Lampaui Target

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr. Hexawan Tjahja Widada, mengungkapkan capaian ASI eksklusif di Jombang periode Januari–Juni 2026 menyentuh 73,1 persen. Angka itu melampaui target 2025 yang ditetapkan sebesar 61 persen.

Meski demikian, Hexawan menyebut pemerataan dukungan di 21 kecamatan akan terus ditingkatkan guna mengikis kesenjangan capaian antarwilayah.

Untuk itu, Puncak Pekan ASI Sedunia 2026 dijadikan momentum konsolidasi tiga program inovatif daerah menjadi satu sistem pendampingan terpadu.

Pertama, KP-ASI (Kelompok Pendukung ASI), ruang edukasi antaribu yang berjalan sejak 2011.

Kedua, YUKENSI (Paguyuban Kakek Nenek ASI), inovasi berbasis keluarga sejak 2017 yang mengoptimalkan peran kakek-nenek. Ketiga, KEMPING ASIK (Kader PKK Pendamping ASI Eksklusif), gerakan pendampingan lapangan oleh kader PKK.

Ketua TP PKK Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi mengajak seluruh kader hingga tingkat desa aktif mendampingi ibu hamil dan menyusui.

Baca Juga:  Pekerjaan Onderlagh DD TA 2025 Pagar Buana Dilapor Paralegal ke Tipidkor Polres TUBABA

“ASI bukan sekadar makanan untuk bayi, tetapi ada perlindungan dan ikatan batin. Di balik ibu yang berhasil memberikan ASI, ada suami yang mendukung, keluarga yang memahami, dan lingkungan yang menghargai,” ujarnya.

Deklarasi dan Penghargaan

Langkah konkret ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Komitmen Bersama oleh jajaran Pemkab, TP PKK, kepala OPD, organisasi wanita, hingga perwakilan puskesmas. Deklarasi itu mewajibkan ketersediaan ruang ASI yang layak, aman, dan mudah diakses di fasilitas publik, fasilitas kesehatan, maupun tempat kerja. Termasuk memberi kesempatan bagi pekerja perempuan untuk memerah ASI.

Pemkab Jombang juga memberikan penghargaan kepada desa dan puskesmas berprestasi dalam mendukung ASI eksklusif. Desa KEMPING ASIK Terbaik diraih Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno. Puskesmas Pembina KEMPING ASIK Berprestasi jatuh ke Puskesmas Mojowarno.

Untuk kategori Ruang ASI Terstandar, juara 1 diraih Puskesmas Pulolor, disusul Puskesmas Mayangan dan Puskesmas Tapen. Inisiasi YUKENSI Terbaik dimenangkan Puskesmas Mojoagung, diikuti Puskesmas Pulorejo dan Plandaan. Sementara KP-ASI Aktif & Berkelanjutan dimenangi Puskesmas Kesamben, lalu Puskesmas Kabuh dan Blimbing Gudo.

Edukasi dan Praktik Baik

Rangkaian acara diawali peninjauan stan edukasi gizi dari PERSAGI dan produk UMKM Dapur Sehat Atasi Stunting Desa Pandanwangi, seperti olahan pelancar ASI herbal dan MPASI. Dalam kegiatan itu turut diserahkan Buku Petunjuk Teknis YUKENSI dan KP-ASI.

Acara juga diisi pemutaran video edukasi, seminar kesehatan tumbuh kembang anak, serta pemaparan praktik baik pendampingan ASI di tingkat kecamatan. Hadir sebagai narasumber, ahli gizi Sri Wahyuningsih, S.Gz, M.Gz dan dokter spesialis anak dr. Ahmad Mahfur, Sp.A, yang mengupas peran ASI sebagai senjata utama imunitas dan tumbuh kembang anak.

(Zuli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Theo Kawatu Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Minahasa Selatan
Kapolres Jombang Tekankan Pelayanan Tanpa Pungli Saat Sambangi Tiga Polsek
DPP LSM GERAK Adukan Dugaan Pungutan Komite SMAN 1 Papar Rp1,5 Juta per Siswa ke Polres Kediri
Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI
Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar
Polisi Ungkap Dugaan Penipuan Advokat di Metro, Kerugian Capai Rp29,7 Juta
Korem 043/Gatam Mulai Bangun Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII di Metro
Madina Super League Disorot: Dugaan Promosi Rokok dan Netralitas Wasit Dipertanyakan
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Wabup Theo Kawatu Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Minahasa Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Kapolres Jombang Tekankan Pelayanan Tanpa Pungli Saat Sambangi Tiga Polsek

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:02 WIB

DPP LSM GERAK Adukan Dugaan Pungutan Komite SMAN 1 Papar Rp1,5 Juta per Siswa ke Polres Kediri

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar

Berita Terbaru