Pemerintah Provinsi Lampung Alihkan Sekolah ke Daring Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

- Penulis Berita

Minggu, 6 September 2026 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung,Buktipetunjuk.id

Pemerintah Provinsi Lampung mengalihkan kegiatan belajar mengajar di seluruh jenjang pendidikan menjadi daring mulai Senin, 7 September 2026. Kebijakan ini diambil menyusul sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pengalihan KBM tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 150 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar Akibat Dampak Abu Vulkanik, yang diteken 6 September 2026 di Bandar Lampung.

Dalam edaran tersebut, pembelajaran jarak jauh diberlakukan sementara pada 7-8 September 2026. Pemerintah menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi dari otoritas kebencanaan dan vulkanologi.

Kebijakan ini berlaku untuk semua satuan pendidikan: PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK, hingga SLB se-Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Americo, mengatakan langkah ini merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur untuk memprioritaskan keselamatan peserta didik.

“Sesuai instruksi Pak Gubernur, kita ambil langkah antisipasi. Untuk sementara KBM dialihkan daring dari rumah,” kata Thomas kepada media ini, Minggu, 6 September 2026.

Baca Juga:  Aktivitas PETI di Madina Dikabarkan Menelan Korban Jiwa, Mahasiswa Desak Kapoldasu Tindak Tegas Tambang Ilegal di Lingga Bayu

Meski siswa belajar dari rumah, Thomas menegaskan kepala sekolah dan guru tetap bertugas. Proses pembelajaran wajib berlangsung efektif melalui platform digital yang ada.

Ia mengimbau siswa, guru, dan orang tua mengurangi aktivitas luar rumah. Jika terpaksa keluar, masyarakat diminta memakai masker guna mencegah gangguan pernapasan serta iritasi mata dan kulit akibat paparan abu vulkanik.

“Kami minta orang tua mendampingi anak selama daring. Keselamatan dan kesehatan anak tetap prioritas,” ujarnya.

Pemprov Lampung juga menginstruksikan Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah di tiap kabupaten/kota untuk memantau keamanan lingkungan sekolah.

Langkah ini diharapkan menekan risiko kesehatan sekaligus memastikan pendidikan tetap berjalan selama dampak abu vulkanik masih berlangsung.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kali Bipartit Deadlock, PBH Peradi Bandar Lampung Desak PT SEGSS Tempuh Jalur Kekeluargaan
Menebar Manfaat Tanpa Pamrih: Madas Sedarah Jember Adopsi Filosofi Mawar Bung Karno
Ribuan Warga Padati Kerapan Sapi Tanggul Wetan, Kapolsek Turun Langsung Amankan Acara
Jelang Pemilu 2029, Golkar Merangin Gelar Muscam ke-11
Dokter Keliling Indonesia Ungkap Tiga Pilar Konsistensi Bisnis Kesehatan Berbasis Paten Fungsi
KPK Ungkap Guru SMA di Tasikmalaya Diduga Terlibat Kasus Korupsi Rektor Unsoed
Sekda OKU Selatan Terpilih Pimpin Forsesdasi Sumsel 2026-2029
Anggota Polisi Jatuh dari Kapal di Perairan Mesuji Telah Ditemukan 
Berita ini 122 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:19 WIB

Dua Kali Bipartit Deadlock, PBH Peradi Bandar Lampung Desak PT SEGSS Tempuh Jalur Kekeluargaan

Sabtu, 12 September 2026 - 21:07 WIB

Menebar Manfaat Tanpa Pamrih: Madas Sedarah Jember Adopsi Filosofi Mawar Bung Karno

Sabtu, 12 September 2026 - 19:11 WIB

Ribuan Warga Padati Kerapan Sapi Tanggul Wetan, Kapolsek Turun Langsung Amankan Acara

Sabtu, 12 September 2026 - 13:47 WIB

Jelang Pemilu 2029, Golkar Merangin Gelar Muscam ke-11

Sabtu, 12 September 2026 - 01:20 WIB

Dokter Keliling Indonesia Ungkap Tiga Pilar Konsistensi Bisnis Kesehatan Berbasis Paten Fungsi

Berita Terbaru

Berita

Jelang Pemilu 2029, Golkar Merangin Gelar Muscam ke-11

Sabtu, 12 Sep 2026 - 13:47 WIB