TUBABA,Buktipetunjuk.id – Temuan dugaan penyelewengan Mark Up harga satuan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD N 14 Tiuh Pagar Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulang Bawang Barat terus menuai sorotan. Sabtu 18 Juli 2026.
Pasalnya, temuan ini sangat mengejutkan dengan ukuran menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) sangat memperlihatkan menu makan siang, siswa kelas empat dan kelas enam di SD N 14 Tiuh Pagar Jaya diduga menyusut secara tidak wajar.

Murid-murid mengeluhkan porsi makanan yang sangat memprihatinkan karena hanya berisi satu telur rebus, satu tahu kecil, dan empat butir kelengkeng seukuran kelereng dengan porsi nasi yang sangat sedikit hingga terpaksa dibuang karena tidak layak konsumsi,” ungkapnya.
Tim ABR Indonesia Tulang Bawang Barat kemudian mendatangi dapur MBG yang berada di Tiuh Pagar Jaya. Di lokasi tim bertemu dengan Ibu Miranti selaku Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pagar Jaya, kecamatan Lambu Kibang Kabupaten Tulang Bawang Barat, dalam hal ini Ibu Miranti mengakui bahwa menu MBG tersebut memang benar berasal dari dapur Pagar Jaya.
“Memang benar dari sini Pak. Tapi harganya saya belum bisa memastikan, datanya belum keluar,” ujar Ibu Miranti.
Ibu Miranti juga mengarahkan tim ABR dan awak media untuk menghubungi penanggung jawab dapur atas nama Bapak Syaiful Mudhofi yang berdomisili di Tulang Bawang Tengah.
Kami dari ABR Indonesia Perwakilan Tulang Bawang Barat mendesak, Dinas terkait dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun mengecek SPPG Pagar Jaya, agar menu MBG penerima manfaat seperti di SDN 14 Tiyuh Pagar Jaya memenuhi standar kelayakan.
Menurut Holidi salah satu Tim ABR Indonesia Perwakilan TUBABA Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang layak harus memiliki nutrisi seimbang (Karbohidrat, Protein Hewani/Nabati, Sayur, dan Buah) sesuai standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kemenkes.
“Makanan juga wajib higienis, matang sempurna, dan diutamakan berupa menu kering (seperti ayam ungkep/ikan goreng) daripada menu berkuah agar tidak mudah basi selama distribusikan kami dari Tim ABR Indonesia Perwakilan Tulang Bawang Barat, akan mengawal persoalan ini sampai tuntas dan transparan penerima manfaat benar-benar mendapatkan haknya,” kata Holidi.
(YK/Tim)















