Bupati Tanggamus Resmikan Kampung Nelayan Merah Putih di Pekon Tegineneng

- Penulis Berita

Jumat, 16 Januari 2026 - 23:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus,Buktipetunjuk.id – Pemerintah Kabupaten Tanggamus secara resmi memulai pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahap II dengan melaksanakan kegiatan Mutual Check Nol Persen (MC 0), serah terima lahan, serta peletakan batu pertama (ground breaking) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pekon Tegineneng, Kecamatan Limau, Jumat (16/01/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Tanggamus Hi. Moh. Saleh Asnawi, didampingi Wakil Bupati Agus Suranto dan Sekretaris Daerah Suaidi. Turut hadir Anggota DPRD Tanggamus Fraksi PAN Sumiyati, Kepala Dinas Perikanan Darma Setiawan, Wakil Ketua I TP-PKK Tanggamus Yeni Verawati, Pejabat Pembuat Komitmen Kampung Nelayan Merah Putih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Yovan, serta jajaran OPD terkait.

Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Kepala Dinas Perikanan Tanggamus Darma Setiawan menjelaskan bahwa MC 0 dan peletakan batu pertama ini menandai dimulainya pembangunan fisik Kampung Nelayan Merah Putih yang merupakan bagian dari program strategis nasional.

Ia menegaskan bahwa program KNMP sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Gerakan Membangun Masyarakat Pesisir Tanggamus (GEMPITA), sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Kecamatan Limau menjadi salah satu dari 100 Kampung Nelayan Merah Putih yang dibangun melalui anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Tahun 2025. Untuk Kabupaten Tanggamus, selain lokasi yang kita laksanakan hari ini, masih ada delapan titik lokasi lain yang terus kita perjuangkan agar dapat terealisasi, mudah-mudahan pada tahun 2026 seluruhnya dapat terwujud,” ujar Darma Setiawan.

Sementara itu, Bupati Tanggamus Hi. Moh. Saleh Asnawi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Tanggamus memiliki potensi wilayah yang sangat lengkap, mulai dari pegunungan, dataran tinggi, hingga wilayah pesisir dan laut. Dengan luas wilayah mencapai 4.654,96 km², yang terdiri dari 2.855,46 km² daratan dan 1.799,5 km² lautan, sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.

Baca Juga:  Kenal di Facebook, Perempuan di Lampung Selatan Diperas Rp 289 Juta Lewat Ancaman Video Syur

Ia memaparkan bahwa produksi perikanan tangkap Kabupaten Tanggamus pada tahun sebelumnya mencapai 45.487 ton per tahun, dengan Kecamatan Limau sebagai salah satu wilayah pesisir penyumbang terbesar, yakni 5.444 ton per tahun.

Dengan jumlah nelayan kita saat ini sekitar 6.560 orang. Jika ditambah dengan anggota keluarganya, maka ada puluhan ribu warga Tanggamus yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan. Karena itu, peningkatan produksi perikanan dan perbaikan sarana-prasarana penunjang menjadi fokus utama pemerintah,” jelas Bupati.

Menurutnya, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan langkah strategis yang sejalan dengan Program GEMPITA yang saat ini digalakkan di sembilan kecamatan pesisir melalui Dinas Perikanan Kabupaten Tanggamus.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa pelaksanaan MC 0 merupakan tahapan awal yang sangat krusial, karena menjadi penanda dimulainya pekerjaan fisik serta memastikan kesepakatan kondisi awal lapangan antara seluruh pihak terkait. Serah terima lahan menunjukkan kesiapan lokasi, sementara ground breaking menjadi simbol dimulainya pembangunan secara resmi.

Program Kampung Nelayan Merah Putih ini tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan, kemandirian, dan masa depan masyarakat nelayan. Saya berharap KNMP di Pekon Tegineneng dapat menjadi contoh kawasan nelayan yang tertata, layak huni, produktif, serta mampu meningkatkan ekonomi nelayan.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GIBM Jambi Serukan Shalat Istisqa, Ajak Warga Tak Saling Menyalahkan di Tengah Kabut Asap
Spanduk Pengosongan dan Pembongkaran Shopping Center Metro Picu Kericuhan Pedagang
DPC JMI Way Kanan Ajukan Sengketa Informasi Publik, PPID SMPN 1 Kasui Digugat ke Komisi Informasi Lampung
HASREN PURJA SAKTI NAKHODAI PERINDO MERANGIN, TARGETKAN JADI PARTAI BESAR 2029
Ratusan Siswa SMAN 1 Dukun Padati Pemutaran Film “Good Morning Tomorrow”, Dorong Lahirnya Penjaga Bengawan Solo
Polres Tanggamus Tangkap Tiga Terduga Penadah Motor Curian
Polres Kepahiang Siapkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kriminalitas Triwulan III Naik 69 Persen.
Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:05 WIB

GIBM Jambi Serukan Shalat Istisqa, Ajak Warga Tak Saling Menyalahkan di Tengah Kabut Asap

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Spanduk Pengosongan dan Pembongkaran Shopping Center Metro Picu Kericuhan Pedagang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:42 WIB

DPC JMI Way Kanan Ajukan Sengketa Informasi Publik, PPID SMPN 1 Kasui Digugat ke Komisi Informasi Lampung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:33 WIB

HASREN PURJA SAKTI NAKHODAI PERINDO MERANGIN, TARGETKAN JADI PARTAI BESAR 2029

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Ratusan Siswa SMAN 1 Dukun Padati Pemutaran Film “Good Morning Tomorrow”, Dorong Lahirnya Penjaga Bengawan Solo

Berita Terbaru