Setelah Diberitakan Jalan Onderlagh Terindikasi Mark Up Anggaran Kades Jaya Asri Minta Dicabut Berita

- Penulis Berita

Kamis, 9 Oktober 2025 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur,Buktipetunjuk.idJangan buat berita tentang Itulah menurut kades Jaya Asri pekerjaan itu belum selesai, untuk pasir masih kurang dua rit lagi, itu belum selesai ungkapnya melalui sambung telpon WhatsApp, Rabu 8 Oktober 2025.

Saya berkerja itu mulai dari pembukaan sudah melibatkan pendamping ikut hadir terus, TPK mendampingi di pekerjaan itu setiap hari, dari pendamping juga sudah konfirmasi pekerjaan itu sudah baik kayak gitu lah cara pengerjaan nya.

Yang belum terselesaikan itu karena masih banjir, itu belum selesai, masih kurang dua mobil. Pekerjaan itu belum selesai semua, masih ada waktu Oktober sampai Desember tolonglah jangan diberitakan miring. Mintak tolong minta dicabut, maksudnya beritanya dicabut.” ujar Kades Jaya Asri melalui telepon kepada redaksi media ini.

Masih menurut kades Jaya Asri pekerjaan Onderlagh di dusun ll itu diwales 3 kali itu aturannya sesuai arahan pendamping. “Diberitakan sebelumnya dengan judul, “Pembangunan Telford di Desa Jaya Asri Dikerjakan Tidak Sesuai Spesifikasi, Terindikasi Rawan Penyimpangan”

Pembangunan Telford dengan volume 615 X 3 Meter Jalan Onderlagh di Desa Jaya Asri menelan anggaran Rp 143.913.000 yang berlokasi di Dusun ll Desa Jaya Asri Kecamatan Metro Kibang kabupaten Lampung Timur. Terindikasi pembangunan jalan Onderlagh tersebut rawan penyimpangan.

Baca Juga:  Kejagung Menetapkan Mantan Mendikbud Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop

Pekerjaan Asal Jadi, Terindikasi Mark Up Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pasalnya, batu yang dipasang batu tidur, bukan ditegakkan kalau dengan ukuran volume 615 X 3 Meter dengan ukuran 0.15 lebih kurang menghabiskan batu 300 Kubikasi.

Namun terindikasi pembangunan Onderlagh tersebut tidak menggunakan ukuran O.15 dan 0.20 sudah pasti kita bisa mengkalkulasikan kubikasi batu yang dipasangkan kalu dengan ukuran 0.10 hanya kisaran 184.5 kubik saja yang terpasang. Keman anggaran batu lebih kurang 100 kubik nya. Selain itu terindikasi pasirnya juga tidak sesuai dengan ukuran.

Kedepan tim media akan menurunkan tim investigasi advokasi dari Jurnalis Maestro Indonesia (JMI) bila ditemukan ada indikasi penyimpangan yang tidak sesuai juknis pembangunan Onderlagh maka kita akan laporkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) kabupaten Lampung Timur.

(Tim/Red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekab 308 Polsek Mesuji Timur dan Polres Mesuji Berhasil Menangkap 2 Orang Buron Kasus Curat
Satlantas Polres Mesuji Gelar Bhakti Sosial Bagikan 20 Paket Nasi Kotak Kepada Pengendara dan Petugas Parkir
Kasrem 043/Gatam Ajak Masyarakat Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026 di Lampung
Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung
IPA, Mendesak Kapolres Madina Ungkap Video Viral Diduga Aktivitas Ilegal PETI Kotanopan
Danrem 043/Gatam Dampingi Pangdam XXI/Radin Inten Perkuat Sinergi dan Resmikan Fasilitas Baru di Way Kanan
Satresnarkoba Polres Lampung Tengah Gagalkan Peredaran Pil Ekstasi dan Sabu Asal Riau
Amankan Kunjungan Presiden RI Ke-7, Polres Tulang Bawang Sukses Kawal Rakorda PSI dan Kirab Budaya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:56 WIB

Tekab 308 Polsek Mesuji Timur dan Polres Mesuji Berhasil Menangkap 2 Orang Buron Kasus Curat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:54 WIB

Satlantas Polres Mesuji Gelar Bhakti Sosial Bagikan 20 Paket Nasi Kotak Kepada Pengendara dan Petugas Parkir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:59 WIB

Kasrem 043/Gatam Ajak Masyarakat Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026 di Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:27 WIB

Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:12 WIB

IPA, Mendesak Kapolres Madina Ungkap Video Viral Diduga Aktivitas Ilegal PETI Kotanopan

Berita Terbaru