Sebanyak 348 panwas ikuti bimtek pemilu serentak 2024 dilaksnakan di bukit Nagrak.

- Penulis Berita

Kamis, 8 Februari 2024 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi,Buktipetunjuk.id — Sebanyak 348 pengawas tempat pemungutan suara (P-TPS) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemilu Serentak 2024 yang berlangsung selama satu hari.

Menurut ketua panwas Tantan, Bimtek yang digelar di bukit Nagrak, kecamatan Cibadak kabupaten Sukabumi, Jawa Barat untuk memberikan pemahaman kepada pengawasan terhadap mekanisme pemungutan dan penghitungan surat suara yang dilaksanakan oleh KPPS.

Pengawasan punghitungan suara di TPS meliputi persiapan dan pelaksanaan proses pemungutan suara . Misalnya, pengawasan terhadap alat kelengkapan logistik di TPS atau rekapitulasi jumlah suara yang sah dan tidak sah, atau yang lainnya, Kamis (8/2/2024).

Kalau ada hal-hal yang tidak sesuai dengan mekanisme prosedur pemungutan, maka pengawas akan memberikan saran masukan. Namun jika saran itu tidak direspon, maka akan kita tulis sebagai temuan.” terangnya. 

Baca Juga:  Pemerintahan Desa Karang Tengah Bagikan Santunan Anak Yatim dan Piatu Sebanyak 180 Orang.

Selain itu, pengawasan yang melekat kepada Pengawas TPS yakni mengawal pergeseran logistik, untuk memastikan apakah logistik sudah sampai pada H-1 Pemilu. Selain itu, kampanye di hari tenang juga menjadi fokus pengawasan.

“Termasuk juga memastikan bahwa pemilih sudah menerima undangan untuk memberikan hak pilihnya.” Tantan .

Pengawas harus memastikan bahwa semua yang berkaitan dengan pemungutan suara, seluruh tata cara, prosedur, harus dipastikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Jenis pemilih mulai dari daftar pemilih tetap (DPT), daftar pemilih tambahan (DPTB), dan daftar pemilih khusus (DPK), harus dipahami oleh pengawas TPS.” bebernya.

Bagi pemilih yang belum terdaftar dalam DPT, maka mereka diakomodir sebagai pemilih tambahan atau DPTB dan daftar pemilih khusus atau DPK.” pungkasnya.

 

Reporter : Jibril.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

K3S Kawali Tanggapi Dugaan Guru Merokok di Sekolah: Sudah Dibina, Jangan Terulang
GURU SDN DI WILAYAH KORWIL KAWALI CIAMIS DISOROT, DIDUGA MEROKOK DI LINGKUNGAN SEKOLAH SAAT SISWA BERAKTIVITAS
Kami Juga Warga Negara: Pedagang Bubur Pak Oyon di Ciamis Luput dari Bansos
Tak Bisa Datang Mengambil, Kades Cimanuk Antar Beras Langsung ke Rumah Warga
TP PKK Kabupaten Tasikmalaya Sambangi Kampung Binaan Hegarsari, Warga Tanjungsari Sambut Hangat
Ketua P2SP Revitalisasi TK Mawarsari Rangkap Staf TU SMPN 2 Sukaraja, Izin Lisan Jadi Sorotan
Revitalisasi SDN Ciomas Sukaraja Disorot: Pekerja Abaikan APD, Pengawasan Dinas Dipertanyakan
Jasad Wanita dalam Kardus Terungkap, Pelaku Ditangkap saat Hendak Kabur ke Palembang
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:48 WIB

K3S Kawali Tanggapi Dugaan Guru Merokok di Sekolah: Sudah Dibina, Jangan Terulang

Senin, 28 September 2026 - 23:42 WIB

GURU SDN DI WILAYAH KORWIL KAWALI CIAMIS DISOROT, DIDUGA MEROKOK DI LINGKUNGAN SEKOLAH SAAT SISWA BERAKTIVITAS

Senin, 28 September 2026 - 22:59 WIB

Kami Juga Warga Negara: Pedagang Bubur Pak Oyon di Ciamis Luput dari Bansos

Jumat, 25 September 2026 - 12:44 WIB

Tak Bisa Datang Mengambil, Kades Cimanuk Antar Beras Langsung ke Rumah Warga

Jumat, 25 September 2026 - 12:38 WIB

TP PKK Kabupaten Tasikmalaya Sambangi Kampung Binaan Hegarsari, Warga Tanjungsari Sambut Hangat

Berita Terbaru