KEPAHIANG, Buktipetunjuk.id –
Pemerintah Kabupaten Kepahiang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda memperketat pengamanan jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. Strategi antisipasi dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor di Ruang Command Center Pemkab Kepahiang, Kamis, 5 November 2026.
Rapat dipimpin Bupati Kepahiang, Zurdinata, didampingi Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, serta dihadiri unsur TNI, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), dan para camat.
Dalam rapat itu, Zurdinata meminta seluruh panitia Pilkades menjaga netralitas dan memahami prosedur pemilihan. Ia menegaskan pentingnya mencegah konflik sekecil apa pun.
“Jangan sampai persoalan kecil berkembang menjadi konflik sosial yang mengganggu persatuan masyarakat,” kata Zurdinata.
Pilkades Serentak 2026 di Kepahiang akan digelar di 37 desa dengan total 50 tempat pemungutan suara (TPS). Berdasarkan pemetaan kepolisian, terdapat 18 TPS kategori aman, 26 TPS kurang rawan, dan 6 TPS rawan.
Enam TPS rawan itu tersebar di Desa Tebat Monok sebanyak 5 TPS dan Desa Pematang Donok 1 TPS. Kedua desa tersebut akan mendapat pengawasan ekstra dengan pola pengamanan khusus.
Untuk mengawal pesta demokrasi tingkat desa ini, Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda menyatakan Polres Kepahiang menyiapkan pengamanan berlapis. Sebanyak 234 personel utama Polres Kepahiang akan diterjunkan, ditambah 62 personel bantuan kendali operasi (BKO) dari Polres Bengkulu Tengah dan Brimob Polda Bengkulu.
Personel siaga juga ditempatkan di Polsek Bermani Ilir 15 orang dan Polsek Ujan Mas 14 orang. Selain itu, pihaknya akan memasang kamera pengawas (CCTV) di titik strategis sekitar TPS dengan tetap menjamin kerahasiaan pilihan warga.
Dari sisi logistik, Kepala Dinas PMD Kepahiang, Zaili Husni, mengatakan pemenuhan kebutuhan dihitung berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) ditambah cadangan 2 persen. Total surat suara yang disiapkan 30.036 lembar dan telah dilengkapi barcode serta hologram untuk mencegah kecurangan.
Selain itu, disiapkan 50 kotak suara dan 100 bilik suara. Distribusi seluruh logistik dijadwalkan serentak pada 8 November 2026 menggunakan kendaraan dinas dengan pengawalan ketat dari pihak kecamatan dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Usai distribusi, Bupati bersama Forkopimda akan memantau langsung ke lapangan pada Senin, 9 November 2026 pukul 08.00 WIB. Rute peninjauan menyasar tujuh desa strategis, yakni Desa Bukit Barisan, Suro Ilir, Pematang Donok, Tebing Penyamun, Talang Sawah, Kandang, dan Tebat Monok.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemkab Kepahiang optimistis Pilkades Serentak 2026 dapat berjalan sukses, aman, jujur, dan tetap menjaga iklim kondusif di tengah masyarakat.
Reporter : Hengky









