Pengalihan Objek Fidusia Ilegal Debitur FIF Group, PN Kotabumi Jatuhkan Vonis 6 Bulan Penjara 

- Penulis Berita

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara,Buktipetunjuk.id –

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kotabumi Lampung Utara menjatuhkan pidana penjara selama enam bulan kepada Saprudin, debitur PT Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Kotabumi, Lampung Utara, karena terbukti mengalihkan objek jaminan fidusia secara ilegal.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan Saprudin terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana mengalihkan objek jaminan fidusia kepada pihak lain tanpa persetujuan tertulis dari penerima fidusia. Putusan tersebut dibacakan dalam persidangan pada, Selasa 20 Januari 2026, dalam perkara Nomor 291/Pid.B/2025/PN Kbu.

Majelis hakim menilai perbuatan terdakwa melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Pengalihan objek jaminan dilakukan saat kewajiban pembiayaan masih berjalan,

sehingga bertentangan dengan perjanjian pembiayaan yang telah disepakati sebelumnya.
Kasus ini bermula ketika Saprudin mengajukan pembiayaan satu unit sepeda motor Honda Vario 125 melalui FIFGROUP Cabang Kotabumi pada 6 Desember 2023. Dalam perjanjian tersebut, terdakwa menyepakati tenor selama 33 bulan dengan angsuran bulanan sebesar Rp1,152 juta. Terdakwa juga menyetujui klausul yang menyatakan bahwa objek jaminan fidusia tidak boleh dialihkan, dijual, atau digadaikan kepada pihak lain tanpa persetujuan tertulis dari pihak perusahaan pembiayaan.

Baca Juga:  POLSEK TIGARAKSA UNGKAP KASUS CURAS DI PERSAWAHAN, PELAKU DITANGKAP DI SUMATERA SELATAN

Namun, dalam perjalanannya, kewajiban pembayaran angsuran terdakwa mulai mengalami kemacetan. Berdasarkan hasil penagihan dan investigasi yang dilakukan oleh pihak FIFGROUP Cabang Kotabumi, sepeda motor tersebut diketahui sudah tidak lagi berada dalam penguasaan terdakwa dan telah dialihkan kepada pihak lain tanpa izin.

Atas perbuatannya, majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara selama enam bulan kepada terdakwa. Putusan ini diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat agar mematuhi ketentuan hukum dan perjanjian dalam setiap proses pembiayaan, khususnya terkait objek jaminan fidusia.(Red/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI
Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar
Polisi Ungkap Dugaan Penipuan Advokat di Metro, Kerugian Capai Rp29,7 Juta
Korem 043/Gatam Mulai Bangun Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII di Metro
Madina Super League Disorot: Dugaan Promosi Rokok dan Netralitas Wasit Dipertanyakan
LCKI Merangin: Sumpah Pemuda Jadi Momentum Jaga Pemuda dari Narkoba
Warga Ajung Jember Protes Pemasangan Tiang WIFI MyRepublic dan Transparansi Izin
Prajurit Remaja Diperkuat, Pangdam V/Brawijaya Lantik 267 Bintara Baru di Jember
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Penipuan Advokat di Metro, Kerugian Capai Rp29,7 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Korem 043/Gatam Mulai Bangun Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII di Metro

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Madina Super League Disorot: Dugaan Promosi Rokok dan Netralitas Wasit Dipertanyakan

Berita Terbaru