Foto Ilustrasi
TANGGAMUS,Buktipetunjuk.id –
Perkembangan terbaru muncul dalam kasus dugaan perselingkuhan yang menyeret oknum Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Agung, Kabupaten Tanggamus Lampung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, oknum berinisial D diduga digerebek bersama seorang perempuan yang disebut sebagai selingkuhannya di wilayah Pekon Kota Batu, Kecamatan Kota Agung, pada Selasa (28/7/2026).
Pantauan awak media di Mapolres Tanggamus, Selasa 28 Juli 2026 siang, dua terduga tersebut terlihat dibawa petugas menuju Ruang Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanggamus. Hingga kini status hukum keduanya belum diketahui pasti.
Viona, istri sah D, menceritakan detik-detik penggerebekan tersebut. Menurutnya, aksi itu dilakukan sekitar pukul 01.00 WIB dengan didampingi aparatur pekon dan warga setempat sebagai saksi.
“Penggerebekan terjadi sekitar jam 1 malam. Saat itu saya datang didampingi Pak Lurah, RT, dan beberapa warga sebagai saksi. Ini sudah yang kedua kalinya saya menggerebek mereka,” ujar Viona, Selasa (28/7/2026).
Viona menyebut, sebelumnya kedua belah pihak telah berdamai dan membuat surat perjanjian bermaterai untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.
“Dalam perjanjian itu mereka menyatakan siap diproses hukum jika mengulangi perbuatannya, tetapi ternyata mereka kembali melakukannya,” jelasnya.
Atas kejadian tersebut, Viona berharap proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Saya berharap mereka diproses dan mendapatkan hukuman sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” tegasnya.
Kasus ini sebelumnya menyita perhatian publik setelah Viona mengunggah dugaan perselingkuhan tersebut melalui akun media sosial pribadinya @vionajliaa. Dalam unggahannya, ia mengklaim telah melaporkan persoalan tersebut ke Polres Tanggamus.
Sementara itu, pihak SPPG Kusa Kota Agung telah memberikan klarifikasi bahwa persoalan tersebut merupakan masalah pribadi oknum yang bersangkutan dan tidak berkaitan dengan operasional maupun pelayanan Dapur SPPG Kusa kepada masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, Kasat Reskrim Polres Tanggamus maupun penyidik Unit PPA belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penggerebekan maupun pemeriksaan tersebut. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait.(*)















