Dinilai Lambannya Penanganan Perkara Kliennya, Rahmat Hidayat Ajukan Praperadilan di PN Baturaja

- Penulis Berita

Minggu, 1 Februari 2026 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baturaja,Buktipetunjuk.id

Terlalu lama menunggu penangan perkara Kliennya Advokat Rahmat Hidayat, S.H mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Baturaja, Ogan Komering Ulu OKU, Jumat (29/1/2026).

Penundaan dugaan penanganan perkara Kliennya, tanpa alasan dan kepastian hukum yang sah atas laporan polisi kliennya mengenai dugaan tindak pidana pengerusakan.

Permohonan tersebut diajukan pasca berlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025, yang menurut Rahmat membuka ruang pengujian atas tindakan dan kewenangan aparat penegak hukum dalam proses penyelidikan dan penyidikan.

Rahmat menyampaikan, laporan polisi kliennya telah berjalan selama kurang lebih delapan bulan, namun hingga kini masih berada pada tahap penyelidikan.

Padahal, menurutnya, penyidik telah mengantongi alat bukti yang cukup untuk meningkatkan perkara ke tahap penyidikan,” ungkap Rahmat melalui jejaring media Buktipetunjuk.id, Minggu 1 Februari 2026.

“Kami telah menyerahkan tiga alat bukti, yakni keterangan tiga orang saksi fakta di Tempat Kejadian Perkara (TKP), barang bukti serta bukti elektronik, dan laporan polisi yang lengkap. Secara hukum, minimal dua alat bukti sudah cukup untuk memulai penyidikan.

Baca Juga:  Kapolres Kunker di Polsek Buay Bahuga, Tekankan Anggota Jauhi Narkoba dan Pelanggaran Disiplin

Menurutnya, apabila unsur-unsur Pasal Pengerusakan telah terpenuhi dan alat bukti mencukupi, maka penyidik wajib mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada jaksa penuntut umum,” ujar Rahamat.

Rahmat juga menegaskan bahwa perkara tersebut bukan ranah hukum perdata. Menurutnya, laporan yang diajukan kliennya berkaitan langsung dengan dugaan tindak pidana pengerusakan bangunan batu bata pembatas tanah, bukan sengketa hak atas tanah.

Untuk mendukung argumentasi, Rahmat merujuk pada Yurisprudensi Mahkamah Agung RI Nomor 1248 K/Pid/2019, yang menyatakan bahwa perusakan terhadap objek yang diketahui milik orang lain tetap merupakan tindak pidana meskipun berada di atas tanah terdakwa.

Lebih lanjut, Rahmat menyebut pihaknya menduga adanya penyalahgunaan kewenangan (abuse of power) serta tindakan menghalangi dan merintangi penyidikan (obstruction of justice) dalam penanganan laporan tersebut.

Ia berharap Hakim Tunggal Praperadilan dapat menilai permohonan secara objektif, dan memberikan putusan yang seadil-adilnya demi kepastian hukum yang berkeadilan bagi Kliennya.(*)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliansi Aktivis Madina, Desak Kapolri Turun Tangan Tangkap Pengusaha PETI di Madina-Sumut
Tekab 308 Polsek Mesuji Timur dan Polres Mesuji Berhasil Menangkap 2 Orang Buron Kasus Curat
Satlantas Polres Mesuji Gelar Bhakti Sosial Bagikan 20 Paket Nasi Kotak Kepada Pengendara dan Petugas Parkir
Kasrem 043/Gatam Ajak Masyarakat Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026 di Lampung
Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung
IPA, Mendesak Kapolres Madina Ungkap Video Viral Diduga Aktivitas Ilegal PETI Kotanopan
Danrem 043/Gatam Dampingi Pangdam XXI/Radin Inten Perkuat Sinergi dan Resmikan Fasilitas Baru di Way Kanan
Satresnarkoba Polres Lampung Tengah Gagalkan Peredaran Pil Ekstasi dan Sabu Asal Riau
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:25 WIB

Aliansi Aktivis Madina, Desak Kapolri Turun Tangan Tangkap Pengusaha PETI di Madina-Sumut

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:56 WIB

Tekab 308 Polsek Mesuji Timur dan Polres Mesuji Berhasil Menangkap 2 Orang Buron Kasus Curat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:54 WIB

Satlantas Polres Mesuji Gelar Bhakti Sosial Bagikan 20 Paket Nasi Kotak Kepada Pengendara dan Petugas Parkir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:59 WIB

Kasrem 043/Gatam Ajak Masyarakat Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026 di Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:27 WIB

Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung

Berita Terbaru