Limbah PT Keyza Disinyalir Mencemari Aliran PDAM

- Penulis Berita

Selasa, 8 April 2025 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKU Selatan,Buktipetunjuk.id –Aliran Limbah PT Keyza yang dikeluarkan oleh perusahaan tersebut disinyalir mencemari aliran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang digunakan oleh masyarakat.

Diketahui, limbah itu masuk ke aliran PDAM tepatnya dialiran Sungai Lumay yang ada di Desa Gunung Cahya, Kecamatan Buay Rawan, Kabupaten OKU Selatan Sumatera Selatan yang disuplai ke Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Selatan.

Menurut pengakuan IW warga sekitar mengaku bahwa warna air PDAM di beberapa titik telah berubah menjadi keruh dan berbau tidak sedap.

“Kami sangat khawatir dengan kondisi ini, karena kami menggunakan air PDAM untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Warga juga mengungkapkan bahwa mereka mengeluhkan dengan adanya dugaan pencemaran aliran yang ditimbulkan oleh Pt. Keyza tersebut, hingga kini belum ada tindakan konkret untuk mengatasi masalah ini.

Sementara itu, pihak PDAM menyatakan bahwa mereka telah melakukan pengecekan dan menemukan bahwa kualitas air PDAM terduga tercemar.

Namun, pihak PDAM juga menyatakan bahwa mereka sudah koordinasi dengan PT. Keyza dan akan terus memantau situasi dan bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengatasi masalah ini.

Baca Juga:  Penjaringan bibit atlet, PBSI CUP II OKU Selatan akan mengelar event kejuaraan bulu tangkis.

Sementara itu, Herdian Januari, SE Direktur PDAM OKU Selatan membenarkan adanya dugaan pencemaran aliran PDAM yang disebabkan dari limbah PT Keyza Lintas Buana pada Air Lumai Buay Rawan.

Dikatakannya, dampak sangat berat tingkat kekeruhan melebihi kesehatan lantaran mencapai 1200 tidak bisa dioleh.

“Tingkat kekeruhan yang disebabkan dari lumpur, akan kita surati, bukan hanya 1 PT. Saja, melainkan PT lainnya, karena sebelumnya dilokasi itu sangat jernih. Kalau sekarang kekeruhan sangat meningkat, sehingga tidak bisa diolah, maka dihentikan terlebih dahulu,” katanya.

Sedangkan Haris Humas PT Keyza Lintas Buana belum memberikan pernyataan resmi terkait dengan dugaan pencemaran limbah ini. “Nanti ya, kami koordinasi terlebih dahulu, nanti dikabarkan, atau konfirmasi ke Tim Humas lainnya,” ucapnya.

Warga berharap agar masalah ini dapat segera diatasi dan kualitas air PDAM dapat kembali normal. Mereka juga berharap agar pihak terkait dapat lebih transparan dan proaktif dalam mengatasi masalah ini.

(Ham).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswi SMP Pelaku Penusukan Guru PPPK Berhasil Diamankan Polres OKUS di Ogan Ilir
Pemdes, Desa Banding Agung Salurkan BLT DD Periode Januari Hingga Bulan Juni
Keputusan DPW PKB Sumsel, Memilih Kembali Ardiyan Gama Ketua DPC PKB OKUS Periode 2026 – 2031
Berawal Dari Minuman Diduga Kadaluarsa, Selisih Paham dan Berujung Saling Lapor
Satresnarkoba Polres OKUS Tangkap Seorang Terduga Petani Menanam Tanam Ganja
Satres Narkoba Polres OKUS Tangkap Terduga Seorang Peria Akan Edarkan Narkoba 
Dinilai Janggal Kematian Akibat Amukan Masa, Polres OKU Selatan Bongkar Kembali Makam Korban
Hasil Muscab ke-V DPC PPP OKU Selatan, Carles Minarko Terpilih Kembali Jadi Ketua
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:54 WIB

Siswi SMP Pelaku Penusukan Guru PPPK Berhasil Diamankan Polres OKUS di Ogan Ilir

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:26 WIB

Pemdes, Desa Banding Agung Salurkan BLT DD Periode Januari Hingga Bulan Juni

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:29 WIB

Keputusan DPW PKB Sumsel, Memilih Kembali Ardiyan Gama Ketua DPC PKB OKUS Periode 2026 – 2031

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:45 WIB

Berawal Dari Minuman Diduga Kadaluarsa, Selisih Paham dan Berujung Saling Lapor

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:59 WIB

Satresnarkoba Polres OKUS Tangkap Seorang Terduga Petani Menanam Tanam Ganja

Berita Terbaru