Pemerintah Kabupaten Asahan Dan APH Terindikasi Abaikan Laporan Masyarakat.

- Penulis Berita

Selasa, 12 November 2024 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asahan,Buktipetunjuk.id Hingga saat ini laporan masyarakat desa Teluk Dalam belum juga ada Respon dari pihak Pemkab Asahan dan juga APH. Terindikasi Abaikan Laporan Masyarakat hingga terjadi nya salah satu warga di desa Anjung Ganjang kecamatan Simpang Empat kab Asahan meninggal dunia. Rabu 09-10-2024

Karena memikirkan lahan dan tanaman nya dirusak oleh excavator milik perkebunan PT Padasa Enam Utama yang di anggap itu HGU perkebunan PT Padasa Enam Utama. Kata Humas PT Padasa Enam Utama. Rabu (25/09/2024).

Sementara itu pemilik lahan adalah masyarakat desa Anjung Ganjang, lahannya yang berada di desa Teluk Dalam memiliki surat camat, dan diketahui oleh pihak pemerintah desa Teluk Dalam lokasi lahan itu di dusun I Tangkahan Cempedak dan Tangkahan Padang desa Teluk Dalam. Minggu (10/11/2024).

Sebelum beliau meninggal permasalahan ini sudah dilaporkan nya kepemerintah desa Teluk Dalam dan juga APH Namun setelah 2 minggu kemudian warga desa Anjung Ganjang pun mengalami jatuh sakit hingga akhir nya meninggal dunia.

Baca Juga:  Agung Ch Apresiasi Kebijakan Menkeu Atas Pembentukan KDMP

Hingga sampai saat ini blm ada tanggapan nya lagi hanya baru saksi saja yang baru di periksa, sudah ada 3 bulan lebih belum juga ada respon nya.

Harapan kami masyarakat desa Teluk Dalam, agar secepatnya APH menangkap manajer perkebunan PT Padasa Enam Utama yang sudah zolim terhadap atas lahan masyarakat desa Teluk Dalam kecamatan Teluk Dalam kab Asahan. Yang mana sudah mengakibatkan salah satu warga atau masyarakat desa Anjung Ganjang, mengalami meninggal dunia atas perusakan tanaman dan lahan yang berada di desa Teluk Dalam dusun I Tangkahan Cempedak dan Tangkahan Padang.” ungkap masyarakat desa Teluk Dalam saat dikonfirmasi oleh wartawan.

 

Kontributor. Hendra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Orang Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Sudah Ditangkap
STOP PERS Wartawan Nasional Atas Nama ARIYANDI
Ketu Umum JMSI Teguh Santosa Minta Polisi Bongkar Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
PERADI RAYA Umumkan Libur Nasional Nyepi dan Idul Fitri 1447 H
KPK Tangkap Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Dugaan Kasus Suap Pengadaan Proyek
Sengketa Informasi DPP JMI dan Dewan Pers Capai Kesepakatan Mediasi
GREAT Institute: Palestina Dukung Keanggotaan Indonesia di Board of Peace
Dr. Ryan Maulana Raih Gelar Doktor di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:00 WIB

Empat Orang Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Sudah Ditangkap

Senin, 16 Maret 2026 - 04:42 WIB

STOP PERS Wartawan Nasional Atas Nama ARIYANDI

Senin, 16 Maret 2026 - 01:30 WIB

Ketu Umum JMSI Teguh Santosa Minta Polisi Bongkar Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:02 WIB

PERADI RAYA Umumkan Libur Nasional Nyepi dan Idul Fitri 1447 H

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:09 WIB

KPK Tangkap Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Dugaan Kasus Suap Pengadaan Proyek

Berita Terbaru