Erzaldi Dorong Pengolahan Karbon Aktif di Babel, Manfaatkan Limbah Lokal untuk Industri

- Penulis Berita

Minggu, 3 November 2024 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKALPINANG,Buktipetunjuk.Id Manfaat karbon aktif, atau yang dikenal juga sebagai arang aktif, kian menjadi sorotan karena perannya yang vital dalam berbagai industri, terutama dalam proses filtrasi air. Karbon aktif mampu menyerap zat pencemar dalam air, menghilangkan bau, warna, klorin, serta mineral yang membuat air terasa segar. Selain itu, karbon aktif banyak digunakan di sektor industri, mulai dari pemurnian larutan dalam industri gula, minuman alkohol, hingga farmasi, penyerap gas beracun, hingga bahan filter untuk otomotif dan rokok.

Erzaldi Rosman Djohan, Ketua DPD Partai Gerindra Babel, menyatakan bahwa pengembangan teknologi pengolahan karbon aktif di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sangat berpotensi diwujudkan mengingat kekayaan bahan baku di wilayah tersebut. “Teknologi pengolahan dan pemanfaatan karbon aktif sangat penting bagi industri di Bangka Belitung,” ujarnya pada Senin (03/11/2024).

Menurut Erzaldi, Babel memiliki sumber daya yang melimpah sebagai bahan baku karbon aktif, seperti limbah pertanian, perkebunan, kayu, peternakan, serta sisa tambang timah. Proses produksi karbon aktif dapat dilakukan dengan metode kimia atau fisika, di mana bahan tersebut diolah melalui pemanasan tinggi atau dengan bahan kimia tertentu untuk mengubah sifat fisik dan kimianya.

Baca Juga:  Refleksi Keadilan: Tantangan Polri dalam Menangani Laporan Masyarakat

Mantan Gubernur Babel ini menambahkan bahwa karbon aktif juga dapat berfungsi sebagai adsorben logam berat dalam berbagai sektor seperti farmasi, makanan, minuman keras, industri minyak bumi, dan budidaya udang. “Karbon aktif dapat menyerap logam berat pada makanan dan obat, selain itu juga bermanfaat dalam industri gas, katalis, dan pengolahan pupuk,” paparnya.

Erzaldi berharap agar pengelolaan karbon aktif di Babel bisa menjadi upaya kolaboratif antara berbagai pihak terkait, karena proses ini menuntut kemampuan penguasaan teknologi yang tinggi agar produk yang dihasilkan berkualitas baik.

“Pengembangan industri karbon aktif di Babel tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tetapi juga menciptakan lapangan kerja,” tegas Erzaldi, sembari mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif dalam memajukan sektor ini di Bangka Belitung.

(T-APPI)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Metro Barat Amankan Terduga Pelaku Pencuri Kotak Amal Musholla
Kodam XXI/Radin Inten Gelar Sholat Ghaib Atas Gugurnya Tiga Prajurit Perdamaian di Lebanon
Rapat Evaluasi DPRD dan Wali Kota Metro Digelar Tertutup Media Diminta Keluar Ruangan
Polsek Seputih Banyak Serahkan 36  Kendaraan Titipan Pemudik Lebaran 1447 H
Kadis Kominfo Lambar Luruskan Isu Beredar Larangan Kendaraan Plat Luar Daerah Parkir di Lingkungan Pemda
Dugaan Penyimpangan Proyek Pendopo Desa Brangkal, Kades Nur Ely Suryani : Belum Bertemu Kasipem
HUT ke-62 Lampung, Pemprov Komitmen Bangun Ekonomi Daerah Berdaulat dan Berdaya Saing
Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah KH. Ubaidullah Shodaqoh, Tekankan Pentingnya Mahabbah dan Rekonsiliasi.
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 13:58 WIB

Polsek Metro Barat Amankan Terduga Pelaku Pencuri Kotak Amal Musholla

Rabu, 1 April 2026 - 13:08 WIB

Kodam XXI/Radin Inten Gelar Sholat Ghaib Atas Gugurnya Tiga Prajurit Perdamaian di Lebanon

Rabu, 1 April 2026 - 12:47 WIB

Rapat Evaluasi DPRD dan Wali Kota Metro Digelar Tertutup Media Diminta Keluar Ruangan

Rabu, 1 April 2026 - 11:00 WIB

Polsek Seputih Banyak Serahkan 36  Kendaraan Titipan Pemudik Lebaran 1447 H

Rabu, 1 April 2026 - 10:40 WIB

Kadis Kominfo Lambar Luruskan Isu Beredar Larangan Kendaraan Plat Luar Daerah Parkir di Lingkungan Pemda

Berita Terbaru