BITUNG,Buktipetunjuk.id –
Karateka muda asal Minahasa Selatan, Fabio Tamalangi, sukses membawa pulang medali perunggu dari Open Tournament Kajati Cup Sulut V 2026. Ajang yang digelar di Kota Bitung pada 11–13 September 2026 itu menjadi panggung pembuktian bagi siswa kelas IX SMP Talaitad tersebut.
Fabio, atlet Dojo Suluun Tareran United, turun di nomor Kadet Putra +70 kilogram. Kategori ini mempertemukan karateka muda dari berbagai daerah dengan persaingan ketat. Meski gagal melaju ke final, Fabio mengamankan posisi ketiga usai menampilkan pertarungan sengit di atas tatami.
Kepada wartawan media ini, Fabio mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Baginya, perunggu ini bukan sekadar medali, melainkan pelajaran berharga untuk menatap kompetisi berikutnya.
“Pertandingannya berat karena lawan-lawan kuat. Tapi dari sini saya jadi tahu apa yang harus diperbaiki. Saya akan lebih disiplin latihan biar hasilnya bisa lebih baik lagi,” ujar Fabio, Senin, 14 September 2026.
Pelatih Dojo Suluun Tareran United, Senpai Jerry Runtuwene, mengapresiasi mental bertanding anak didiknya. Menurut dia, kelas +70 kilogram kadet memang tidak mudah, tetapi Fabio mampu menjaga semangat hingga akhir.
“Fabio sudah maksimal. Yang kami lihat bukan cuma medalinya, tapi proses dan pengalaman tanding. Itu bekal penting untuk perkembangan dia ke depan,” kata Jerry.
Jerry menambahkan, evaluasi akan difokuskan pada teknik, strategi, dan kondisi fisik. Ia menegaskan, pembinaan di dojo tak hanya mengejar medali, melainkan membangun mental dan disiplin atlet secara bertahap.
“Kami harap capaian Fabio bisa memotivasi kohai lain di dojo,” ujarnya.
Prestasi Fabio disambut bangga oleh keluarga, SMP Talaitad, Dojo Suluun Tareran United, serta warga Talaitad Utara, Kecamatan Suluun Tareran. Capaian ini sekaligus menegaskan pembinaan karate di Suluun Tareran mulai menampakkan hasil di level provinsi.
Penulis: Stefie









