Kembalikan Kami ke Sumbar! Edminuddin Murka di Paripurna: Kerinci-Sungai Penuh Merasa Dianaktirikan

- Penulis Berita

Senin, 14 September 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan dan mahasiswa Kerinci desak pemisahan dari Jambi. Pemprov belum beri tanggapan.

JAMBI,Buktipetunjuk.id

Rapat Paripurna DPRD Jambi, Jumat, 11 September 2026, pecah oleh interupsi keras Edminuddin, anggota dewan dari Dapil Kerinci-Sungai Penuh. Membahas Perubahan KUA-PPAS 2026, politikus Fraksi Gerindra itu melontarkan ultimatum:

“Kalau memang dianaktirikan, kembalikan kami ke Sumatera Barat!”

Edminuddin menuding Pemerintah Provinsi Jambi mengabaikan Kerinci dan Sungai Penuh dalam alokasi program dan anggaran. “Dibebani kewajiban, tapi tak pernah diberi hak setimpal,” katanya di hadapan sidang.

Tiga Klaim Pengabaian

Dalam sidang, Edminuddin membeber tiga poin yang menurutnya bukti perlakuan tak adil:

• Hibah pendidikan: Tidak ada satu pun yayasan pendidikan dari Kerinci maupun Sungai Penuh yang menerima hibah Pemprov Jambi.

• Program umrah gratis: Dari 36 penerima, tak satu pun berasal dari dua daerah itu.

• Distribusi anggaran: Dinilai terpusat ke wilayah lain, sementara Kerinci-Sungai Penuh terpinggirkan.

Ia bahkan menyinggung sejarah pembentukan Provinsi Jambi pada 1957. “Seandainya Kerinci tetap di Sumatera Barat, mungkin kami sudah jauh lebih maju,” ujarnya.

Baca Juga:  Masyarakat Aceh dan Sumut Ucapkan Terimakasih Atas Bantuan dan Baksos Dari IARMI - Menwa

Mahasiswa Ikut Bersuara

Sentimen serupa disuarakan Doni Satria, mahasiswa asal Kerinci. Ia menyebut sudah saatnya Kerinci dan Kota Sungai Penuh memisahkan diri dari Jambi.

“Kalau mau maju, ya keluar dari sini. Kami sudah tidak diperhatikan. Kenapa harus tetap bertahan? Kembali saja ke Sumatera Barat,” kata Doni.

Pernyataan itu kini meluas di tengah warga Kerinci-Sungai Penuh yang menilai kontribusi daerahnya tidak sebanding dengan perhatian pembangunan.

Pemprov Jambi Bungkam

Hingga Minggu, 14 September 2026, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Provinsi Jambi menanggapi tudingan tersebut.

Pertanyaan publik mengerucut: apakah Kerinci-Sungai Penuh sekadar penambah jumlah penduduk dan penyumbang pendapatan daerah tanpa imbal balik pembangunan? Atau ini luapan sesaat yang akan mereda?

Desakan politik dan suara akar rumput kini menanti jawaban. Apakah Pemprov Jambi akan membuktikan Kerinci-Sungai Penuh masih menjadi prioritas, atau wacana pemisahan bakal menguat?

Reporter: Rudianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MUSKAB PERTINA Tanggamus 2026: Agus Nurmanto Nakhodai Pengurus Baru, Bidik Dua Emas
ISPU 169, Udara Merangin Masih “Tidak Sehat” Akibat Karhutla
Karateka Muda Inkado Minahasa Selatan, Fabio Tamalangi, Raih Perunggu di Kajati Cup Sulut V 2026
Polisi Sita 321 Botol Miras Ilegal di Wonosalam Jombang
Proyek Revitalisasi Rp1,6 Milyar di SDN Suko 1 Sidoarjo Diduga Abaikan K3, Pekerja Pakai Sandal Japit 
Ahli Waris Protes Pengukuran Tanah Desa Tincep Tanpa Libatkan Pemilik Batas
Sosok “Akong” Kian Mengkristal, Bursa Cabup Madina Mulai Menghangat
Polisi Tangkap Dua Pembunuh Berencana di Lampung Timur, Korban Ditusuk 29 Kali
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:13 WIB

MUSKAB PERTINA Tanggamus 2026: Agus Nurmanto Nakhodai Pengurus Baru, Bidik Dua Emas

Rabu, 16 September 2026 - 16:38 WIB

ISPU 169, Udara Merangin Masih “Tidak Sehat” Akibat Karhutla

Rabu, 16 September 2026 - 11:49 WIB

Karateka Muda Inkado Minahasa Selatan, Fabio Tamalangi, Raih Perunggu di Kajati Cup Sulut V 2026

Rabu, 16 September 2026 - 11:43 WIB

Polisi Sita 321 Botol Miras Ilegal di Wonosalam Jombang

Rabu, 16 September 2026 - 11:25 WIB

Proyek Revitalisasi Rp1,6 Milyar di SDN Suko 1 Sidoarjo Diduga Abaikan K3, Pekerja Pakai Sandal Japit 

Berita Terbaru

Berita

Polisi Sita 321 Botol Miras Ilegal di Wonosalam Jombang

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:43 WIB