JOMBANG,Buktipetunjuk.id –
Pemerintah Kabupaten Jombang mendorong peran strategis pengusaha perempuan dalam memperkuat perekonomian daerah. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Jombang, Salmanuddin, S.Ag., M.Pd., saat menghadiri Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) sekaligus Pelantikan Ketua Pengganti Antar Waktu (PAW) DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Jombang Jawa Timur di Ruang Bung Tomo Pemkab setempat, Senin (14/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Sekda Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si., Ketua DWP Kabupaten Jombang Lilik Agus Purnomo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Purwanto, M.KP., perwakilan OPD terkait, serta Ketua Umum DPD IWAPI Provinsi Jawa Timur Susmiati Rahmawati.
Dalam kegiatan tersebut, Theresia Yufanela, S.E., resmi dilantik sebagai Ketua PAW DPC IWAPI Kabupaten Jombang.
Wakil Bupati Jombang menyampaikan apresiasi atas peran IWAPI dalam mendorong perempuan untuk aktif mengembangkan usaha. Menurutnya, pengusaha perempuan memiliki kontribusi penting dalam memperkuat ekonomi keluarga, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan perekonomian daerah.
Pemkab Jombang juga mengajak IWAPI bersinergi dalam mendampingi UMKM dan pengusaha perempuan yang baru merintis usaha.
“Kami berharap IWAPI dapat senantiasa membimbing para pengusaha perempuan yang baru merintis usahanya. Mari bersama-sama membangkitkan perekonomian daerah dan nasional melalui kerja sama yang solid,” ujar Salmanuddin.
Sementara itu, Ketua PAW DPC IWAPI Jombang Theresia Yufanela menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Jombang. Ia menegaskan IWAPI berkomitmen bekerja sama dengan pemerintah untuk menggerakkan perekonomian di Kabupaten Jombang.
Theresia mengatakan, program IWAPI sejalan dengan visi Kabupaten Jombang, yakni maju dan sejahtera untuk semua, khususnya dalam mendorong perekonomian daerah yang mandiri dan inklusif.
“IWAPI menekankan pemberdayaan perempuan pengusaha, meningkatkan kemampuan anggota dalam akses teknologi, pemasaran, pembiayaan, advokasi, pelatihan, dan jejaring usaha, dengan nilai inovatif, inklusif, dan kolaboratif,” jelasnya.
(Zuli)









