Herman Efendi: Warga Diminta Pantau ISPU dan Kurangi Aktivitas Luar
Merangin,Buktipetunjuk.id –
Kabut asap pekat yang menyelimuti Kabupaten Merangin, Jambi, sejak sepekan terakhir memicu aksi cepat jajaran DPRD Merangin. Jumat, 11 September 2026, para wakil rakyat itu turun langsung ke jalan membagikan masker gratis kepada warga.
Aksi dipusatkan di simpang lampu merah depan Kantor Dinas Kominfo Merangin, lokasi dengan kepadatan lalu lintas tinggi. Sasaran utama pembagian adalah pengendara sepeda motor dan pejalan kaki yang belum mengenakan pelindung pernapasan.
Wakil Ketua I DPRD Merangin, Herman Efendi, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia didampingi sejumlah anggota dewan, jajaran Sekretariat DPRD, serta perwakilan Bujang Upik Merangin. Mereka menyapa pengendara di jalan dan menyerahkan masker secara cuma-cuma.
“Kami hadir langsung karena kualitas udara hari ini tidak sehat. Ini bentuk tanggung jawab kami untuk melindungi warga,” kata Herman di lokasi, Jumat, 11 September 2026.
Imbau Warga Pantau ISPU
Dalam kesempatan itu, Herman meminta warga tidak menganggap remeh kondisi kabut asap. Ia menekankan empat poin penting:
• Pantau ISPU secara berkala. Indeks Standar Pencemar Udara menjadi acuan utama menentukan aman tidaknya aktivitas luar ruang.
• Kurangi aktivitas di luar rumah jika ISPU menunjukkan kategori tidak sehat hingga berbahaya.
• Wajib pakai masker setiap keluar rumah, terutama masker N95 atau sejenisnya.
• Prioritaskan perlindungan untuk kelompok rentan: anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita ISPA.
Herman menambahkan, aksi ini melibatkan kolaborasi berbagai pihak. Mulai dari elemen masyarakat, pelaku usaha, hingga organisasi kemasyarakatan di Merangin.
“Kekuatan kita ada pada gotong royong. Cara terbaik mencintai keluarga saat ini adalah tetap di rumah ketika asap tebal, dan pakai masker jika terpaksa keluar,” ujarnya.
Hingga kini, kabut asap di Merangin diduga akibat kebakaran hutan dan lahan di beberapa titik. DPRD Merangin menyatakan akan terus memantau perkembangan ISPU dan menyiapkan langkah lanjutan untuk mitigasi kesehatan warga.
Reporter: Rudianto









