Soroti Penyaluran Dana BOS SMPN 1 Durenan, Media Bukti Petunjuk Akan Dalami Penggunaan Anggaran ke Disdik 

- Penulis Berita

Selasa, 8 September 2026 - 01:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRENGGALEK,Buktipetunjuk.id –

Pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) di SMPN 1 Durenan, Kabupaten Trenggalek Jawa Timur, menjadi sorotan. Media Bukti Petunjuk menelusuri penggunaan dana BOS tahap pertama dan kedua tahun anggaran 2024 setelah sejumlah pos anggaran dinilai perlu klarifikasi.

Penelusuran bermula 28 Agustus 2026. Saat itu, tim media mendatangi SMPN 1 Durenan namun belum bertemu kepala sekolah. Humas sekolah menyatakan tak berwenang memberi konfirmasi substansi. Surat konfirmasi kemudian dikirim via soft file disertai nomor kontak, namun belum mendapat jawaban.

Setelah beberapa kali upaya, termasuk penyerahan surat fisik ke humas partner sekolah, konfirmasi langsung baru terlaksana Senin, 7 September 2026 dengan Kepala SMPN 1 Durenan.

Pos Anggaran yang Dipertanyakan
Berdasarkan data yang dihimpun Bukti Petunjuk, sejumlah pos anggaran BOS 2024 menjadi bahan pertanyaan:

Tahap I 2024:
• Pengembangan perpustakaan/pojok baca: Rp1.501.000

• Kegiatan pembelajaran dan bermain: Rp48.732.000

• Evaluasi/asesmen pembelajaran: Rp107.289.822

• Administrasi kegiatan satuan pendidikan: Rp67.368.874

• Langganan daya dan jasa: Rp43.144.438

Tahap II 2024:
• Pengembangan perpustakaan/pojok baca: Rp71.946.900

• Kegiatan pembelajaran dan bermain: Rp82.154.006

• Evaluasi/asesmen pembelajaran: Rp58.691.023

• Administrasi kegiatan satuan pendidikan: Rp49.297.035

• Langganan daya dan jasa: Rp40.040.958

Angka-angka tersebut masih berupa bahan penelusuran dan belum dapat dimaknai sebagai indikasi pelanggaran tanpa pemeriksaan dokumen pendukung.

Keterangan Pihak Sekolah

Dalam konfirmasi, kepala sekolah menyebut pembahasan substansi dana BOS perlu memperhatikan mekanisme dan kewenangan Dinas Pendidikan. Ia juga menyatakan, jika Inspektorat hendak melakukan monitoring dan evaluasi, menurutnya perlu melalui atau mendapat izin Dinas Pendidikan.

Pernyataan itu dicatat sebagai keterangan yang akan didalami lebih lanjut ke Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek untuk memastikan dasar ketentuannya.

Baca Juga:  Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini di TK Negeri 2 Metro Timur 

Terkait pos pengembangan perpustakaan, staf sekolah menyebut pengadaan buku dilakukan via SIPLah sesuai aturan. Bukti Petunjuk akan mendalami jenis, jumlah, nilai, penyedia, waktu pembelian, serta kesesuaian dengan juknis BOS.

Untuk pos evaluasi/asesmen pembelajaran yang nilainya besar, pihak sekolah awalnya menduga ada kesalahan data. Belakangan dijelaskan bahwa kegiatan itu terkait sumatif dan ujian. Media masih memerlukan rincian bentuk kegiatan, komponen belanja, penyedia, serta dokumen pertanggungjawaban.

Staf administrasi berinisial DH juga menyebut adanya kebutuhan pembelian novel untuk mendukung pembelajaran nonfiksi. Sementara kepala sekolah menyebut kebutuhan tambahan terkait Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Penelusuran Berlanjut

Bukti Petunjuk menegaskan, pemberitaan ini bukan vonis terhadap SMPN 1 Durenan. Pertanyaan soal dana BOS merupakan bagian fungsi kontrol sosial atas anggaran pemerintah yang wajib dipertanggungjawabkan.

Media akan melanjutkan konfirmasi ke Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek, meliputi:

1. Mekanisme pengawasan dana BOS di SMPN 1 Durenan;

2. Dasar ketentuan soal izin Dinas Pendidikan untuk monev Inspektorat;

3. Kesesuaian penggunaan dana dengan juknis;

4. Mekanisme pengadaan buku via SIPLah;

5. Komponen belanja kegiatan pembelajaran dan asesmen;

6. Pertanggungjawaban anggaran tahap I dan II 2024;

7. Mekanisme pengawasan oleh Inspektorat.

Seluruh pihak akan diberi ruang klarifikasi proporsional. Jika ditemukan dokumen atau informasi baru yang mengubah konteks, media akan melakukan verifikasi dan koreksi sesuai prinsip jurnalistik.

Bukti Petunjuk akan terus menggali informasi penggunaan dana BOS SMPN 1 Durenan hingga memperoleh penjelasan dari pihak berwenang.

Penulis: Fari Duddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Theo Kawatu Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Minahasa Selatan
Kapolres Jombang Tekankan Pelayanan Tanpa Pungli Saat Sambangi Tiga Polsek
DPP LSM GERAK Adukan Dugaan Pungutan Komite SMAN 1 Papar Rp1,5 Juta per Siswa ke Polres Kediri
Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI
Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar
Polisi Ungkap Dugaan Penipuan Advokat di Metro, Kerugian Capai Rp29,7 Juta
Korem 043/Gatam Mulai Bangun Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII di Metro
Madina Super League Disorot: Dugaan Promosi Rokok dan Netralitas Wasit Dipertanyakan
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Wabup Theo Kawatu Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Minahasa Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Kapolres Jombang Tekankan Pelayanan Tanpa Pungli Saat Sambangi Tiga Polsek

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:02 WIB

DPP LSM GERAK Adukan Dugaan Pungutan Komite SMAN 1 Papar Rp1,5 Juta per Siswa ke Polres Kediri

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar

Berita Terbaru