Bentilehan Danau Ranau Kembali Muncul, Ribuan Ikan Keramba Mati Mendadak

- Penulis Berita

Minggu, 6 September 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKU SELATAN,Buktipetunjuk.id

Fenomena naiknya belerang atau yang dikenal warga sebagai bentilehan kembali terjadi di Danau Ranau, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Sumatera Selatan, Minggu, 6 September 2026. Peristiwa itu memicu kematian massal ikan budidaya milik warga.

Dampak pada keramba

Sejumlah pemilik keramba jaring apung di Danau Ranau melaporkan ikan peliharaannya mati mendadak usai bentilehan muncul. Ikan yang sebelumnya sehat ditemukan mengapung dalam jumlah banyak di permukaan danau.

Meski jumlah pasti belum dihitung, warga menyebut angka kematian ikan “fantastis” dan menimbulkan kerugian cukup besar. Pendataan kerugian dan volume ikan yang mati masih berlangsung.

Bukan pertama kali

Bentilehan bukan fenomena baru di Danau Ranau. Naiknya belerang dari dasar danau diketahui dapat mengubah kualitas air secara drastis. Perubahan itu berpotensi menurunkan kadar oksigen dan mengganggu kehidupan biota perairan, termasuk ikan budidaya.

Baca Juga:  Jabatan kepala desa seumur kencur bangunan jalan lingkar desa seumur jagung.

Desakan warga

Warga dan pemilik keramba meminta pemerintah daerah serta instansi terkait segera turun tangan. Mereka mendesak pengecekan kualitas air untuk memastikan penyebab kematian ikan dan menilai dampak lanjutan terhadap aktivitas budidaya.

“Harus ada pemeriksaan laboratorium. Kami khawatir ini berulang dan merugikan kami terus,” kata salah satu pemilik keramba yang enggan disebut namanya.

Status terkini

Hingga berita ini diterbitkan, tim terkait belum merilis data resmi jumlah ikan mati dan total kerugian. Pemeriksaan laboratorium kualitas air juga masih ditunggu untuk memastikan kaitan langsung antara bentilehan dan kematian ikan.(Ham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kali Bipartit Deadlock, PBH Peradi Bandar Lampung Desak PT SEGSS Tempuh Jalur Kekeluargaan
Menebar Manfaat Tanpa Pamrih: Madas Sedarah Jember Adopsi Filosofi Mawar Bung Karno
Ribuan Warga Padati Kerapan Sapi Tanggul Wetan, Kapolsek Turun Langsung Amankan Acara
Jelang Pemilu 2029, Golkar Merangin Gelar Muscam ke-11
Dokter Keliling Indonesia Ungkap Tiga Pilar Konsistensi Bisnis Kesehatan Berbasis Paten Fungsi
KPK Ungkap Guru SMA di Tasikmalaya Diduga Terlibat Kasus Korupsi Rektor Unsoed
Sekda OKU Selatan Terpilih Pimpin Forsesdasi Sumsel 2026-2029
Anggota Polisi Jatuh dari Kapal di Perairan Mesuji Telah Ditemukan 
Berita ini 434 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:19 WIB

Dua Kali Bipartit Deadlock, PBH Peradi Bandar Lampung Desak PT SEGSS Tempuh Jalur Kekeluargaan

Sabtu, 12 September 2026 - 21:07 WIB

Menebar Manfaat Tanpa Pamrih: Madas Sedarah Jember Adopsi Filosofi Mawar Bung Karno

Sabtu, 12 September 2026 - 19:11 WIB

Ribuan Warga Padati Kerapan Sapi Tanggul Wetan, Kapolsek Turun Langsung Amankan Acara

Sabtu, 12 September 2026 - 13:47 WIB

Jelang Pemilu 2029, Golkar Merangin Gelar Muscam ke-11

Sabtu, 12 September 2026 - 01:20 WIB

Dokter Keliling Indonesia Ungkap Tiga Pilar Konsistensi Bisnis Kesehatan Berbasis Paten Fungsi

Berita Terbaru

Berita

Jelang Pemilu 2029, Golkar Merangin Gelar Muscam ke-11

Sabtu, 12 Sep 2026 - 13:47 WIB