Minahasa Selatan,Buktipetunjuk.id–
Pembinaan karate di Kecamatan Tareran mendapat amunisi baru. Dojo INKADO Wanua Tumaluntung Raya resmi berdiri di Desa Tumaluntung, Kabupaten Minahasa Selatan, Rabu, 2 September 2026.
Peresmian dojo yang berlokasi di Balai Pertemuan Umum Desa Tumaluntung ini dilakukan langsung oleh Hukum Tua Desa Tumaluntung, Noldie Sendow. Kehadiran dojo baru tersebut diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat pada karate sekaligus menempa kedisiplinan, mental, dan karakter melalui olahraga bela diri.
Sebanyak 25 kohai baru mengikuti latihan perdana yang dipimpin Senpai Jerry Runtuwene. Jerry, yang juga Ketua Keluarga Sabuk Hitam INKADO Minahasa Selatan, mengenalkan dasar-dasar karate, etika dojo, serta pentingnya membangun mental kuat sejak awal.
“Karate bukan hanya soal teknik dan kekuatan fisik. Yang paling utama adalah pembentukan karakter, disiplin, dan mental,” kata Jerry usai latihan. Ia berharap dojo ini menjadi tempat anak muda belajar, berkembang, dan kelak mengharumkan nama desa maupun Kecamatan Tareran.
Menurut Jerry, antusiasme 25 kohai pada pembukaan menjadi modal awal yang baik untuk membangun dojo yang aktif dan berkelanjutan.
Apresiasi Pemdes Tumaluntung
Hukum Tua Noldie Sendow menyambut positif lahirnya Dojo INKADO Wanua Tumaluntung Raya. Pemerintah desa menilai dojo ini memberi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan menjauhi kegiatan negatif.
“Kami sangat mengapresiasi adanya dojo ini. Ini wadah positif bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan bakat, kedisiplinan, dan prestasi,” ujar Noldie.
Ia berharap manfaat dojo tidak berhenti di Tumaluntung, tapi juga menjangkau desa-desa sekitar. “Harapan kami dojo ini bisa berkembang dan menjadi tempat pembinaan bagi generasi muda, bukan hanya dari Tumaluntung, tetapi juga dari desa-desa sekitar,” tambahnya.
Terbuka untuk Empat Desa
Dojo INKADO Wanua Tumaluntung Raya memang tidak eksklusif untuk satu desa. Warga Desa Tumaluntung Satu, Desa Koreng, dan Desa Kaneyan yang berminat pada karate dipersilakan bergabung.
Dengan berdirinya dojo baru ini, peluang pembinaan karate di Tareran kian luas. Sebelumnya, pembinaan kohai di wilayah tersebut juga mendapat perhatian KSH INKADO Sulawesi Utara, termasuk lewat Dojo Tareran United.
Langkah awal telah dimulai dari BPU Desa Tumaluntung. Dua puluh lima kohai menjadi angkatan perdana. Satu dojo baru berdiri, dengan harapan melahirkan karateka muda yang unggul secara teknik sekaligus tangguh dalam karakter, disiplin, dan semangat berprestasi.
(Britmi)









