Kapolda Lampung Pantau Langsung Kapal Tongkang Diduga Muat Kayu Ilegal di Pesisir Barat

- Penulis Berita

Selasa, 9 Desember 2025 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat,Buktipetunjuk.id –

Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf memimpin langsung kegiatan monitoring lapangan penanganan kasus kapal tongkang pengangkut kayu yang diduga ilegal di wilayah Pesisir Barat, Minggu (7/12/2025).

Kegiatan ini didampingi oleh Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Pol. Deri Agung Wijaya, Dirpolairud Polda Lampung Kombes Pol. Bobby Pa’laudin Tambunan, Kapolres Pesisir Barat Akbp Bestiana dan Wakapolres serta Pju Polres.

Kegiatan monitoring diawali dengan peninjauan ke perairan Pantai Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan, untuk memantau secara langsung kondisi kapal tongkang yang diduga mengangkut kayu ilegal yang mengalami kandas di lokasi tersebut.

Selanjutnya, Kapolda meninjau lokasi penebangan hutan di Kecamatan Pesisir Utara, serta melakukan pengecekan kesiapan dan kondisi Mapolres Pesisir Barat.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Lampung menekankan komitmen tegas terhadap penegakan hukum di sektor kehutanan dan lingkungan.

Penebangan liar dan pengangkutan kayu ilegal merupakan kejahatan yang merugikan negara dan merusak ekosistem. Kami akan terus memperkuat pengawasan, baik di titik penebangan maupun di jalur distribusinya. Polda Lampung bersama jajaran akan bertindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Irjen Pol. Helfi Assegaf.

Baca Juga:  Peringati Maulid Nabi dan HUT ke-79, Korem 043/Gatam Tegaskan Komitmen Pengabdian untuk Rakyat

Beliau juga memastikan jajaran Polres Pesisir Barat tetap siaga dan optimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan bahwa monitoring ini merupakan bentuk komitmen nyata Polda Lampung dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pemberantasan aktivitas ilegal.

“Monitoring langsung ini menunjukkan keseriusan Polri dalam penanganan perkara yang berdampak pada kerusakan lingkungan dan keuangan negara. Kami ingin memberikan pesan yang jelas bahwa praktik illegal logging dan peredaran kayu ilegal tidak akan diberi ruang di Lampung. Kami tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada pencegahan dengan memperketat pengawasan di seluruh titik rawan, mulai dari hutan hingga jalur distribusi laut.” Tambahnya.

“Selain itu, kami juga terus memperkuat kapasitas dan sinergi antar instansi dan Polres untuk memastikan penegakan hukum berjalan efektif dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” Jelas Kapolda.

Polda Lampung mengimbau masyarakat untuk turut serta melindungi hutan dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan terkait penebangan maupun pengangkutan kayu ilegal. Pelestarian alam adalah tanggung jawab kita bersama untuk keberlanjutan hidup generasi mendatang.(Budi/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SATGAS MARINIR NUSA BARUNG GANDENG PMI GELAR DONOR DARAH DI PUGER
11 Kelompok Tani Cihaurbeuti Dapat Bantuan Irigasi Pompa Kementan, Diharapkan Atasi Kekeringan
Aroma KKN di Puskesmas Gunung Tua Mencuat, 101 Pegawai Diduga Setor Tunai 10 Persen Jaspel ke Tata Usaha, Disebut Perintah Kapus
Dugaan Pemerasan Revitalisasi Sekolah, Kejati Lampung Panggil Puluhan Kepala Sekolah di Lamteng
Ketua MP4 Desak Pemkab Madina Benahi Stadion: Toilet, Ruang Ganti, dan Musholla Mendesak
Kapolres dan Forkopimda Jombang Gelar Patroli Besar, Sita Miras dan 9 Motor Knalpot Brong
Sengkarut Program MBG di Madina, HMI Desak DPRD Gelar RDP Lintas Sektoral
PERADI Metro Menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat Angkatan VII Sebanyak 30 Peserta 
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:37 WIB

SATGAS MARINIR NUSA BARUNG GANDENG PMI GELAR DONOR DARAH DI PUGER

Sabtu, 7 November 2026 - 17:28 WIB

11 Kelompok Tani Cihaurbeuti Dapat Bantuan Irigasi Pompa Kementan, Diharapkan Atasi Kekeringan

Sabtu, 7 November 2026 - 15:45 WIB

Aroma KKN di Puskesmas Gunung Tua Mencuat, 101 Pegawai Diduga Setor Tunai 10 Persen Jaspel ke Tata Usaha, Disebut Perintah Kapus

Sabtu, 7 November 2026 - 14:48 WIB

Dugaan Pemerasan Revitalisasi Sekolah, Kejati Lampung Panggil Puluhan Kepala Sekolah di Lamteng

Sabtu, 7 November 2026 - 12:18 WIB

Ketua MP4 Desak Pemkab Madina Benahi Stadion: Toilet, Ruang Ganti, dan Musholla Mendesak

Berita Terbaru