Video MBG Berulat di Mandailing Natal Viral, Publik Soroti Pengawasan Dapur SPPG Panggorengan

- Penulis Berita

Senin, 4 Mei 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Tangkap Layar Menu MBG

Mandailing Natal,Buktipetunjuk.id –

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mandailing Natal kembali menjadi perhatian publik setelah beredarnya video yang memperlihatkan adanya ulat pada lauk makanan yang diduga berasal dari dapur SPPG Panggorengan, Desa Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa, 28 April 2026 itu langsung memicu reaksi masyarakat karena makanan tersebut disebut disalurkan kepada siswa sekolah. Dalam video yang beredar, tampak lauk makanan diduga telah terkontaminasi ulat sebelum dikonsumsi para pelajar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, temuan serupa diduga ditemukan di beberapa sekolah penerima distribusi makanan dari dapur tersebut. Kondisi itu menimbulkan pertanyaan serius mengenai standar kebersihan, pengawasan kualitas pangan, hingga proses distribusi dalam pelaksanaan program MBG di Mandailing Natal.

Program yang sejatinya bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi anak sekolah kini justru menuai kekhawatiran publik. Masyarakat menilai persoalan keamanan pangan tidak dapat dianggap sepele karena menyangkut kesehatan dan keselamatan siswa sebagai penerima manfaat program pemerintah.

“Ini bukan sekadar soal teknis dapur. Ini menyangkut keamanan konsumsi siswa dan tanggung jawab moral penyelenggara program,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Baca Juga:  Dugaan Selisih Anggaran Penggunaan Material Semen Pembangunan Pendopo Desa Brangkal

Sorotan masyarakat juga mengarah pada lemahnya pengawasan terhadap proses pengolahan dan distribusi makanan sebelum sampai ke sekolah-sekolah. Pemerintah daerah bersama instansi terkait didesak segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dapur penyedia MBG, termasuk mengevaluasi kualitas bahan baku, sanitasi dapur, dan mekanisme kontrol internal.

Selain itu, sejumlah pihak meminta adanya transparansi hasil pemeriksaan agar publik mengetahui penyebab pasti munculnya dugaan makanan tidak layak konsumsi tersebut. Langkah cepat dinilai penting untuk mencegah keresahan masyarakat semakin meluas dan menjaga kepercayaan terhadap program MBG.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola dapur SPPG Panggorengan belum memberikan keterangan resmi terkait video yang beredar. Tim redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh klarifikasi dan penjelasan dari pihak terkait.

Kasus ini menjadi alarm penting bahwa program pangan sekolah tidak cukup berjalan secara administratif, tetapi juga harus menjamin keamanan, kualitas, dan kelayakan konsumsi bagi para siswa.

(Magrifatulloh).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sulut Gagalkan Dugaan TPPO di Pelabuhan Bitung, Dua Korban di Bawah Umur
Saiful Chaniago Dukung Penuh Langkah Kapolri Suyudi Blokir Pinjol Ilegal dan Judol
Jokowi Hadiri Sidang di PN Jaktim, Jadi Saksi Kasus Tudingan Ijazah Palsu
Proses Hukum Berlanjut, Terduga Pelaku Curanmor/Curanik Diserahkan ke Polres Minahasa
Buron Dua Tahun, Terduga Pelaku Pencabul Empat Anak Dibawah Umur Dibekuk Resmob Raja Bogani
Kapolres Jombang Tatap Muka dengan Personel Polsek Ploso dan Plandaan, Tekankan Pelayanan Humanis
Kapolda Lampung Pimpin Langsung Pengungkapan Lima Kasus Narkoba: 61,9 Kilogram Sabu dan 19.696 Butir Ekstasi Disita
Karhutla Minahasa Utara Meluas, Api Mendekati Permukiman Agape 
Berita ini 210 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:47 WIB

Polda Sulut Gagalkan Dugaan TPPO di Pelabuhan Bitung, Dua Korban di Bawah Umur

Kamis, 5 November 2026 - 12:57 WIB

Saiful Chaniago Dukung Penuh Langkah Kapolri Suyudi Blokir Pinjol Ilegal dan Judol

Kamis, 5 November 2026 - 09:37 WIB

Jokowi Hadiri Sidang di PN Jaktim, Jadi Saksi Kasus Tudingan Ijazah Palsu

Kamis, 5 November 2026 - 08:56 WIB

Proses Hukum Berlanjut, Terduga Pelaku Curanmor/Curanik Diserahkan ke Polres Minahasa

Kamis, 5 November 2026 - 07:53 WIB

Buron Dua Tahun, Terduga Pelaku Pencabul Empat Anak Dibawah Umur Dibekuk Resmob Raja Bogani

Berita Terbaru