Dugaan Tegangan Listrik Tak Stabil, Warga Islamic Center Kotaagung Keluhkan PLN dan Minta Ganti Rugi

- Penulis Berita

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGGAMUS,Buktipetunjuk.id –

Warga di Jalur Dua Komplek Islamic Center, Kelurahan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, mengeluhkan dugaan ketidakstabilan tegangan listrik yang disebut telah berlangsung hampir satu tahun. Kondisi tersebut dikeluhkan mengganggu aktivitas dan diduga memicu kerusakan peralatan elektronik warga.

Gangguan tersebut dilaporkan terjadi hampir setiap hari, terutama pada malam hari. Warga menyebut tegangan listrik sering naik turun secara tiba-tiba, yang ditandai dengan nyala lampu yang berubah dari terang menjadi redup, hingga pemadaman yang terjadi berulang dalam durasi singkat.

“Kalau malam lampunya kadang terang, kadang redup. Sudah ada televisi rusak, dispenser rusak, AC juga banyak yang bermasalah. Bahkan listrik bisa mati hidup berkali-kali dalam sehari tanpa mengenal waktu,” ujar salah seorang warga di lokasi tersebut, Kamis (6/8/2026).

Akibat kondisi itu, warga mengaku mengalami kerugian materiil. Sejumlah perangkat elektronik seperti televisi, dispenser, lampu downlight, hingga pendingin ruangan (AC) dilaporkan mengalami kerusakan dan tidak dapat berfungsi normal saat tegangan melemah.

Warga menyebut telah beberapa kali menyampaikan pengaduan kepada PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kotaagung sejak tahun 2025 lalu. Namun hingga saat ini, mereka menilai belum ada perbaikan menyeluruh yang membuat tegangan kembali stabil.

Baca Juga:  Polsek Metro Selatan Berbagi Takjil Gratis Kepada Pengendara

Berdasarkan informasi yang dihimpun warga dari petugas teknis di lapangan, dugaan sementara penyebab gangguan adalah kapasitas jaringan yang tidak lagi mencukupi beban pelanggan, sehingga diperlukan penambahan gardu distribusi baru. Namun, realisasinya disebut masih menunggu persetujuan dari manajemen.

Menyikapi kondisi tersebut, warga mendesak PT PLN (Persero) ULP Kotaagung untuk segera melakukan perbaikan jaringan secara konkret. Selain itu, warga juga meminta adanya pertanggungjawaban berupa kompensasi atas kerusakan alat elektronik yang diduga dipicu oleh ketidakstabilan tegangan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN ULP Kotaagung belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut.

Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi dan membuka ruang hak jawab bagi pihak PLN guna memenuhi prinsip keberimbangan informasi.

Pewarta: Zaini

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Tanggamus Tangkap Tiga Terduga Penadah Motor Curian
Polres Kepahiang Siapkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kriminalitas Triwulan III Naik 69 Persen.
Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam
Bersinergi, Kapolres Jombang Jalin Silaturahmi dengan Bupati
Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 
Perkuat Silaturahmi, Kapolres Jombang Sambangi Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar
Diduga Selewengkan Retribusi Rp140 Juta, Puskesmas Tambang Emas Disorot BPK
Kinerja Kepala Dinas Kominfo Merangin Dikritik: Dinilai Lamban Tangkal Isu Negatif
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Polres Tanggamus Tangkap Tiga Terduga Penadah Motor Curian

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Polres Kepahiang Siapkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kriminalitas Triwulan III Naik 69 Persen.

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bersinergi, Kapolres Jombang Jalin Silaturahmi dengan Bupati

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 

Berita Terbaru