Sidang Paripurna DPRD Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi ke-89 Kota Metro

- Penulis Berita

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Metro Lampung,Buktipetunjuk.id

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro menggelar Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Metro ke-89 dengan mengusung tema “Harmoni Metro: Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan Menuju Kota yang Inklusif, Cerdas, dan Berbudaya” di ruang sidang DPRD setempat, Selasa (09/06/2026).

Dalam peringatan hari jadi Kota Metro ini kita jadikan momentum refleksi atas perjalanan sejarah sekaligus capaian pembangunan Kota Metro yang terus menunjukkan perkembangan positif di berbagai sektor.

Kegiatan tahunan yang digelar setiap 9 Juni itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, jajaran Pemerintah Kota Metro, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga perwakilan lembaga vertikal yang turut mendukung pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengatakan bahwa semangat kebersamaan yang telah terbangun sejak Metro ditetapkan sebagai pusat pemerintahan Onder District pada 9 Juni 1937 menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Menurutnya, tema peringatan Hari Jadi Kota Metro ke-89 bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan melalui berbagai indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif. Salah satunya adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Metro dari 80,41 pada tahun 2024 menjadi 81,22 pada tahun 2025, yang menempatkan Metro sebagai daerah dengan IPM tertinggi kedua di Provinsi Lampung.

“Harmoni yang kita gaungkan bukanlah slogan kosong. Kerja keras dan kolaborasi yang kita bangun telah membuahkan hasil nyata. IPM Kota Metro meningkat menjadi 81,22 pada tahun 2025 dan didukung meningkatnya derajat kesehatan masyarakat dengan angka harapan hidup mencapai 75,86 tahun,” katanya.

Di bidang ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, Bambang menyebut pertumbuhan ekonomi Kota Metro meningkat menjadi 5,20 persen pada tahun 2025 dari sebelumnya 4,88 persen. Kondisi tersebut turut berdampak pada menurunnya angka kemiskinan menjadi 6,44 persen, yang merupakan terendah kedua di Provinsi Lampung, serta inflasi yang tetap terkendali di angka 2,81 persen.

Baca Juga:  Soegiharto Santoso Minta Mahkamah Agung Selamatkan Marwah Peradilan dari Rekayasa Hukum Sistematis

“Stabilitas ekonomi ini mampu menekan angka kemiskinan menjadi 6,44 persen dan menjaga inflasi tetap terkendali. Pertumbuhan ekonomi kita juga terakselerasi menjadi 5,20 persen yang menunjukkan bahwa pembangunan mulai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Kota Metro juga mencatat capaian membanggakan dalam bidang daya saing daerah. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja mencapai 69,80 persen dengan tingkat pengangguran sebesar 3,54 persen. Sementara itu, Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Kota Metro tahun 2025 mencapai skor 4,19, tertinggi di Provinsi Lampung.

“Kemajuan Metro tidak akan terwujud jika hanya dipanggul oleh wali kota, wakil wali kota, atau aparatur pemerintah saja. Saya mengajak DPRD, ASN, dunia usaha, akademisi, pemuda, dan seluruh warga untuk terus memperkuat kolaborasi demi mewujudkan Metro sebagai kota yang cerdas, inklusif, dan sejahtera,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, tokoh masyarakat Metro, Nadirsyah Hawari, menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur pembangunan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk keterbatasan anggaran dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.

“Pemerintah daerah, DPRD, kepolisian, kejaksaan, TNI, pengadilan, lembaga vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, pelaku usaha, media, pemuda, perempuan, serta seluruh warga adalah tiang-tiang yang menyangga rumah besar bernama Kota Metro. Dalam masa yang sulit, ego harus diperkecil dan koordinasi harus diperbesar,” ujarnya.

Menurut Nadirsyah, setiap kebijakan pemerintah harus benar-benar berpihak kepada masyarakat dan mampu menjawab kebutuhan riil warga.

“Kita berharap setiap kebijakan bukan hanya terdengar hebat dalam rapat, tetapi mampu menjawab keluhan ibu-ibu, pedagang, petani, pelajar, dan para orang tua di Bumi Sai Waway.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satlantas Polres Mesuji Gelar Bhakti Sosial Bagikan 20 Paket Nasi Kotak Kepada Pengendara dan Petugas Parkir
Kasrem 043/Gatam Ajak Masyarakat Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026 di Lampung
Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung
IPA, Mendesak Kapolres Madina Ungkap Video Viral Diduga Aktivitas Ilegal PETI Kotanopan
Danrem 043/Gatam Dampingi Pangdam XXI/Radin Inten Perkuat Sinergi dan Resmikan Fasilitas Baru di Way Kanan
Satresnarkoba Polres Lampung Tengah Gagalkan Peredaran Pil Ekstasi dan Sabu Asal Riau
Amankan Kunjungan Presiden RI Ke-7, Polres Tulang Bawang Sukses Kawal Rakorda PSI dan Kirab Budaya
Daftar Rotasi Mutasi Polda Lampung, Sejumlah PJU dan 6 Kapolres Diganti
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:54 WIB

Satlantas Polres Mesuji Gelar Bhakti Sosial Bagikan 20 Paket Nasi Kotak Kepada Pengendara dan Petugas Parkir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:59 WIB

Kasrem 043/Gatam Ajak Masyarakat Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026 di Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:27 WIB

Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:12 WIB

IPA, Mendesak Kapolres Madina Ungkap Video Viral Diduga Aktivitas Ilegal PETI Kotanopan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:56 WIB

Danrem 043/Gatam Dampingi Pangdam XXI/Radin Inten Perkuat Sinergi dan Resmikan Fasilitas Baru di Way Kanan

Berita Terbaru