Rino Panduwinata terpilih kembali menahkodai PWI Metro periode 2024-2027.

- Penulis Berita

Rabu, 28 Februari 2024 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metro Lampung,Buktipetunjuk.id Rino Panduwinata kembali masuk menjadi calon tunggal Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro. Dalam Konferensi Kota (Komferkot) VII, Ia terpilih secara aklamasi untuk kembali menahkodai PWI Metro periode 2024-2027.

Dalam sambutannya, ia berharap dukungan penuh seluruh anggota untuk bersama membangun PWI ke arah yang lebih baik.

“Saya manusia biasa dan banyak kekurangan, kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Mohon bimbingan dari semuanya,” kata dia dalam sambutannya di kegiatan Komferkot VII di Wisma Haji Al-Khoiriyah, Rabu (28/2/2024).

Dalam kesempatan itu, Ketua PWI Provinsi Lampung, Wirahadikusumah mengungkapkan bahwa anggota PWI harus terus bergerak dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Kita harus cepat adaptif dengan kemajuan teknologi, sekarang ini ada Artificial Intelligence, kecerdasan buatan yang memang itupun kalau kita tidak segera memahaminya kita akan terlindas,” ucapnya.

“Beberapa peran-peran wartawan sudah digantikan oleh AI, sekarang lewat AI membuat artikel bisa. Itu yang maksud saya kita harus cepat meningkatkan kualitas dan mutu serta berproses dan beradaptasi dengan teknologi saat ini,” sambungnya.

Menurutnya, PWI Kota Metro kedepan perlu memprioritaskan pengembangan SDM melalui pendidikan dan pelatihan sebagai program kerja.

“Maka di PWI itu jika ada 10 program, 1 sampai 9 nya itu pendidikan dan pelatihan dan yang ke-10 itu adalah dan lain-lain. Maka saya menghimbau kepada seluruh anggota PWI di Lampung ketika kegiatan itu berorientasi terhadap pendidikan dan pelatihan,” ujarnya.

“Kalau teknologinya berkembang wartawan yang tidak berkembang, habis kita. Jadi kita harus meningkatkan mutu dan kualitas kita,” tambahnya.

Selain itu, ia juga menilai bahwa wartawan perlu memiliki kompetensi. Sehingga, seluruh anggota PWI di Lampung wajib mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW)

“Kalau uji kompetensi itu memang diwajibkan oleh dewan pers, karena PWI adalah konstituan dewan pers maka bagi PWI adalah wajib. Siapapun yang ingin menjadi anggota biasa PWI dia harus ikut uji kompetensi,” jelasnya.

“Uji kompetensi itu menurut kami, wartawan itu adalah profesi dan erat kaitannya dengan kompetensi. Karena narasumber akan yakin kepada kita bahwa kompetensi kita adalah wartawan yang memiliki sertifikat kompetensi,” imbuhnya.

Selain profesionalitas wartawan, kode etik bagi anggota PWI juga harus dijunjung tinggi. Ia meminta seluruh anggota PWI Metro kedepan untuk menjalankan kode etik saat melakukan tugas peliputan.

“Karena kita ini profesi maka harus dibedakan, semua profesi itu adalah pekerjaan tetapi tidak semua pekerjaan itu adalah profesi. Profesi itu berkaitan erat dengan adanya kode etik, bagi kita kode etik itu dibuat supaya kita tidak arogan,” ungkapnya lagi.

Wirahadikusumah juga menjelaskan posisi PWI yang sebagai konsituen dewan pers, sehingga setiap wartawan yang akan menjadi anggota biasa diwajibkan mengikuti UKW.

“Maka untuk menekan arogansi itu perlu adanya kode etik yang berguna untuk mengontrol itu. Karenanya kita wartawan sebagai profesi, yang harus punya kompetensi. Kompetensinya diuji dan sudah ditetapkan oleh dewan pers, dewan pers itu adalah lembaga negara yang dibentuk melalui Keputusan Presiden,” bebernya.

Baca Juga:  Tidak Ada Tanggapan Dari Dinas Pendidikan dan Dinas PU, DPC JMI Lampung Utara Ajukan Gugatan Ke KIP Provinsi Lampung

“PWI yang sebagai salah satu konstituan dewan pers ikut aturan yang sudah diberlakukan oleh dewan pers itu. Maka UKW di PWI wajib hukumnya, tidak bisa menjadi anggota biasa PWI kalau dia tidak ikut uji kompetensi,” pungkasnya.

Terpisah, Wali Kota Metro, Wahdi mengapresiasi gelaran Konferkot VII PWI Kota Metro. Ia menilai hadirnya PWI sebagai pilar ke-4 Demokrasi mampu memberi warna bagi Bumi Sai Wawai.

“Yang pertama PWI adalah merupakan empat pilar demokrasi, empat pilar pembangunan. Yang kedua PWI sebagai dalam hal ini media adalah civil society yang mewakili koreksi terhadap kelembagaan. Maka empat pilar itu yang menyangga lebih kokoh,” tuturnya.

“Konferensi ini harus menghasilkan sesuatu, nilai-nilai yang bermartabat, bermoral dan beretika serta memberikan warna dalam pembangunan di Kota Metro,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Wahdi juga menilai pembangunan di Metro dapat berjalan dengan baik berkat keterlibatan insan pers.

“Tidak mungkin pembangunan akan berjalan kalau tidak ada koreksi dan kontrol sosial, itu peran media. Kemudian media juga berperan dalam memberitakan sesuatu yang positif. Itu kita selalu berpikir positif thinking, karena ini mempengaruhi suatu daerah. Bila suatu daerah itu menghasilkan prestasi yang baik, kita ingin memajukan Lampung,” jelas Wahdi.

“Media itu kan memberitakan, matanya di mana-mana, telinganya di mana-mana. Kalau pemerintah ini hanya berjalan dengan aturan, itulah pegangan kita. Kalau pemerintah itu kan hanya menjalankan regulasi kebijakan publik, pelayanan publik dan perekat persatuan,” tandasnya.

Berikut struktur kepengurusan PWI Kota Metro periode 2024-2027 :

Penasehat

1. Harbiansyah

2. Naim Emel Prahana

3. Suprayogi

4. Abdul Wahab

5. Setiya

6. Yuzar Ansyori

7. Arif Budi Sulistyo

8. Ali Imron Muslim

9. Bambang Hermanto

Ketua : Rino Panduwinata

Wakil Ketua : Riswan Saputra

Sekertaris: Adipati Opi

Wakil : Roland Sanjaya

Bendahara : Dedi Saputra

Wakil Bendahara : Bambang Pamungkas

Seksi Organisasi:

1. Hermiza

2. Haryanto Putra Lasai

3. Ria Rizki Amalia

Seksi Pendidikan:

1. Angga Nurdiansyah

2. Arby Pratama

3. Misaf Khandiasih

Seksi Ekonomi, Sosial dan Kesejahteraan:

1. Edi Suranto

2. Rendro Pratikno

Seksi Pemerintahan, Hukum, Hankam dan Politik:

1. Hi. Darmanto

2. Sony Samatha

3. Gatot Subroto

 

Seksi Pariwisata, Seni dan Kebudayaan:

1. Johansyah

2. Yoyok Wahyudianto

3. Efril Hadi

Seksi Pengelolaan dan Aset:

1. Martin Pasuko Dewo

2. Asep Mustofa

3. Aliando

 

Seksi Kedaulatan, Pertanian dan Perikanan:

1. Ade Gunawan Yuliarto

2. Ricard Maylady

3. Indra Simanjuntak

Seksi Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga:

1. Andriyo

2. M. Zen

3. Syaheri

Seksi Pemuda dan Olahraga:

1. Indarjo Gunawan

2. Mozes Rotama

3. Decky Aktawinandar

Seksi Dokumentasi dan Publikasi:

1. Fredi Kurniawan Sandi

2. Ferdi Genta Pratama

3. Ahmad Eka Saputra
Seksi Media Online/ Cyber:

1. Roni ZA

2. Arif Purnomo Adi

3. Samino

4. Agung Heri Santoso

(Rilis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Lampung Tengah : Terdakwa Segera Kembalikan Kerugian Negara Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI
Pelaku Curat Gasak Motor Beat Saat Buka Puasa Polsek Metro Barat Buru Pelaku
Polres Way Kanan Amankan Diduga Pelaku Penggelapan Sepeda Motor
Pengelola SPPG Tejosari 02 Terindikasi Mark Up Harga Satuan Porsi MBG
Wali Kota Metro Roling dan Lantik 17 Pejabat Eselon ll
Walikota Metro Bantah Tidak Ada Jual Beli Ijazah di Unisla
Ini Tanggapan Anggota DPRD Provinsi Lampung Terkait Pemberitaan Proyek Siluman Inpres Tahap 2 di Lampung Tengah
Dua Orang Warga Muara Enim Pelaku Pengancaman Dengan Senjata Rakitan Dìtangkap Polisi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 23:34 WIB

Kejari Lampung Tengah : Terdakwa Segera Kembalikan Kerugian Negara Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:04 WIB

Pelaku Curat Gasak Motor Beat Saat Buka Puasa Polsek Metro Barat Buru Pelaku

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:16 WIB

Polres Way Kanan Amankan Diduga Pelaku Penggelapan Sepeda Motor

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:25 WIB

Pengelola SPPG Tejosari 02 Terindikasi Mark Up Harga Satuan Porsi MBG

Senin, 23 Februari 2026 - 23:32 WIB

Wali Kota Metro Roling dan Lantik 17 Pejabat Eselon ll

Berita Terbaru

Berita

Wali Kota Metro Roling dan Lantik 17 Pejabat Eselon ll

Senin, 23 Feb 2026 - 23:32 WIB