MINSEL, Buktipetunjuk.id –
Guyuran hujan tak menyurutkan semangat ribuan karateka muda yang memadati Lapangan SMK Negeri 1 Tareran, Desa Lansot, Kecamatan Tareran, Minggu, 31 Oktober 2026. Di tengah rintik yang membasahi lapangan, Wakil Bupati Minahasa Selatan Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.IP., justru menghadirkan momen penuh keakraban: ikut mandi hujan dan berfoto bersama ribuan kohai INKADO Sulawesi Utara.
Penutupan Gashuku dan Ujian Kyu INKADO Sulawesi Utara itu berlangsung meriah. Usai menyampaikan sambutan, Wabup Theo Kawatu berbaur tanpa sekat dengan para peserta. Tawa, sorak, dan ekspresi bahagia anak-anak karateka pecah seketika, menjadi penutup berkesan dari kegiatan dua hari, 30–31 Oktober 2026.

Dibuka Pemkab Minsel, Diikuti Ribuan Kohai
Kegiatan berskala provinsi ini dibuka resmi oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Dr. Fiebert S. Raco, M.Si., didampingi Sekretaris Dinas, Ivans Karundeng.
Selama dua hari, Lapangan SMK Negeri 1 Tareran, yang juga markas INKADO Dojo Tareran United, dipadati ribuan kohai, pelatih, pengurus, dan orang tua. Mereka datang dari berbagai dojo di Sulawesi Utara untuk mengikuti latihan bersama dan pengujian kemampuan.
Gashuku dan Ujian Kyu: Lebih dari Sekadar Latihan
Gashuku merupakan latihan intensif yang menyatukan karateka lintas sabuk dan dojo. Tujuannya mengasah teknik, fisik, disiplin, konsentrasi, hingga mental.
Adapun Ujian Kyu menjadi tolok ukur penguasaan materi sebelum naik tingkat. Materi yang diujikan meliputi kihon atau teknik dasar, kata atau rangkaian jurus, dan kumite atau latihan pertarungan sesuai tingkatan.
Lebih dari teknik bela diri, kegiatan ini menekankan pembentukan karakter: penghormatan, tanggung jawab, pengendalian diri, dan sportivitas.
“Momentum Mempererat Persaudaraan”
Ketua Panitia Hizkia Kondoj menyebut Gashuku dan Ujian Kyu sebagai bagian penting pembinaan sekaligus wadah mempererat persaudaraan keluarga besar INKADO Sulut.
“Ini kesempatan kohai mengukur kemampuan, mendapat pengalaman latihan bersama, dan meningkatkan kualitas diri lewat bimbingan para guru,” ujarnya. Ia berharap kegiatan di Tareran ini memotivasi kohai untuk tekun berlatih, menghormati pelatih, menjaga nama organisasi, dan menghidupi nilai-nilai karate sehari-hari.
Dihadiri Dewan Guru, TNI-Polri, dan Pemerintah
Sejumlah tokoh turut hadir, antara lain:
⭐Shihan Mario Mangowal, S.H., M.H., DAN VI (Rokudan) INKADO, Sekretaris KSH INKADO Sulut.
⭐Shihan Yoppy Piters Masengi, Amd.Kep., DAN VI (Rokudan), Dewan Guru INKADO sekaligus Ketua KSH INKADO Sulut.
⭐Senpai Sterry Jerry K. Runtuwene, S.Kep., Ners., Cwcca., Gr., Pengurus KSH INKADO Minsel.
⭐Danramil Tumpaan PELDA Frits Ponga bersama personel.
⭐Perwakilan Polsek Tareran.
⭐Camat Tareran Hizkia Kondoj, S.Sos.
⭐Sekretaris Kecamatan Tareran Christian Karamoj, S.E.
⭐Hukum Tua Desa Lansot Danny Karundeng, S.E.
⭐Pengurus INKADO Sulut serta para pelatih dan pengurus dojo dari berbagai wilayah.
Momen Hujan Jadi Kenangan
Penutupan oleh Wabup Theodorus Kawatu menjadi sorotan. Di tengah hujan, tak ada jarak antara pimpinan daerah dan karateka. Foto bersama dalam suasana mandi hujan menghadirkan gambaran keakraban keluarga besar INKADO Sulut.
Bagi ribuan kohai, Gashuku dan Ujian Kyu di Tareran bukan sekadar latihan dan ujian kenaikan tingkat. Ada persahabatan, kebersamaan, dan kenangan yang dibawa pulang ke dojo masing-masing.
Tareran pun menjadi saksi berkumpulnya keluarga besar INKADO dari seluruh penjuru Sulawesi Utara.
DARI TARERAN UNTUK INKADO SULAWESI UTARA. SALAM KARATE!
Reporter: Britmi S Tampi









