Metro Lampung,Buktipetunjuk.id –
Paripurna DPRD Metro dan Pemerintah Kota Metro menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan dicapai dalam rapat Senin, 28 September 2026.
Dalam perubahan tersebut, pendapatan daerah bertambah Rp29,93 miliar atau 3,27 persen, dari semula Rp915,62 miliar menjadi Rp945,55 miliar. Sementara belanja daerah naik Rp29,54 miliar atau 3,21 persen, dari Rp920,65 miliar menjadi Rp950,19 miliar.

Defisit sebesar Rp4,64 miliar ditutup melalui pembiayaan, sehingga struktur APBD Perubahan tetap disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.
Kesepakatan dicapai setelah pembahasan bersama Badan Anggaran, komisi dan fraksi DPRD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah, serta organisasi perangkat daerah.
Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengatakan, perubahan APBD disusun di tengah keterbatasan sumber pendanaan akibat penyesuaian dana transfer dari pusat.
“Keterbatasan sumber pendanaan akibat penyesuaian dana transfer keuangan daerah mewajibkan daerah untuk menata kembali prioritas dalam APBD agar terwujudnya dana yang berkualitas, efektif dan efisien,” kata Bambang, Senin, 28/9/2026.
Menurut Bambang, perubahan APBD merupakan respons terhadap dinamika pembangunan dan kebutuhan masyarakat sepanjang tahun berjalan.
“Perubahan APBD ini adalah cerminan semangat responsif kita terhadap dinamika pembangunan, sekaligus upaya untuk mengoptimalkan alokasi anggaran demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menyebut persetujuan bersama dengan DPRD menjadi bagian dari proses untuk memastikan program pembangunan tetap berjalan di tengah perubahan kondisi fiskal.
Bambang juga mengajak seluruh unsur pemerintah dan masyarakat menjaga sinergi agar program yang dianggarkan berdampak pada pelayanan publik dan aktivitas ekonomi.
Setelah disepakati, Raperda Perubahan APBD 2026 akan dievaluasi Pemerintah Provinsi Lampung. Evaluasi diperlukan untuk menyelaraskan kebijakan anggaran Kota Metro dengan provinsi dan pusat. Hasil evaluasi dan rekomendasi akan ditindaklanjuti Pemkot Metro sebelum pelaksanaan.
“Semoga upaya kita ini dapat memberikan kontribusi yang bermakna terhadap kemajuan pembangunan di Kota Metro,” kata Bambang. (Red)









