Politik perilaku sengkuni opini Dr. Suriyanto Pd, SH, MH, M.Kn.

- Penulis Berita

Sabtu, 6 Januari 2024 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buktipetunjuk.id –Cerita tentang penghianatan politik di negeri tercinta Indonesia seakan tak ada habis habisnya, dari masa ke masa, dari masa raja raja era feodalisme sampai era oligarki dan kapitalisme selalu hadir dengan wajah berbeda tapi sifatnya yang sama, politik sulit ditebak tapi perilku politik terkadang mudah di tebak, gejala persengkokolan , gejala ambisi meraih jabatan dengan mudah ditafsirkan oleh para analis politik kemana arah akhir ceritanya.

Perilaku politik yang elegan dan bermartabat adalah perilaku yang amanah, pandai berterima kasih kepada orang yang pernah memberikan jalan jalan kesuksesan sehingga memiliki prestasi dan sukses. Namun, untuk kondisi bangsa saat ini, perilaku politik elegan hanya tinggal cerita tanpa makna. Sebab manusia yang tak padai terima kasih kepada orang yang pernah memberikan sesuatu kebaikan kepadanya, maka percaya lah lebih amat sulit lagi bisa bersyukur kepada Tuhannya sehingga akan dilanda rasa kekurangan dan kegelisahan jiwa yang tak berkesudahan.
Perilaku cerdas tapi licik, perilaku tak pandai terima kasih, haus akan kekuasaan, penghianat kawan seiring, menghalalkan segala cara sering dikaitkan dengan tipikal personaliti politik ala Sengkuni.

Sosok Sengkuni representasi perilaku politik yang tak ber etika dan bermartabat sebagaimana banyak dimainkan oleh para politisi di negeri nusantara kerajaan era Astina dalam kisah Mahabarata kalau tak mau disebut negeri Indonesia. Era kepemimpinan sengkuni di negeri pewayangan, bahwa pada masa itu pejabat jahat dilindungi, orang pintar masuk kotak, orang bodoh diangkat menjadi pejabat.

Untuk berkuasa atau jadi raja sah saja dalam kondisi normal melalui proses demokrasi dan presedur konstitusi dan perjuangan yang benar. Tapi perilaku ala Sengkuni yang licik dan lihai memainkan propaganda dan mengintip peluang dalam kesempitan menjadi perilaku patologis yang pandai memanfaatkan jabatan sebagai kesempatan dalam kesempitan.
Indonesia, saat ini dan masa yang akan datang, sangat membutuhkan tokoh SEMAR dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena tokoh ini disimbolkan dengan welas asih dan mengayomi dunia dengan pandithonya (tahu tentang banyak hal ).

Baca Juga:  Amankan rapat pleno hasil pemilu 2024 Polres Lampung Utara tingkat KPU.

Sosok semar di nobatkan oleh punggawa pewayangan sebagai tokoh yang dapat mentransformasikan kehidupan pewayangan menjadi lebih harmoni dan menjadi panutan oleh siapa saja yang paham akan pandithonya. Yang sekarang terjadi adalah semar di Indonesia sekarang dikepung oleh para sengkuni yang bukan hanya banyak tokohnya tapi meningkat pula intelektual dan akal bulusnya.

Para sengkuni ini membungkus kejahatan dan kebejatannya dengan dalih pembangunan, melahirkan UU dan merekayasa supaya kebohongannya jangan sampai terbongkar.
Semar yang sekarang ini sayang sekali banyak yang tersandera oleh kepentingan-kepentingan, sehingga harus ada yang mempelopori lahirnya semar baru yang belum terkena virus seperti semar lainnya.

Praktisi Hukum & Dosen Media Massa.

(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 
Mantan Ketua KPK Firli Bahuri Raih Doktor Hukum UP, Lulus Summa Cumlaude IPK 4,0
Tuntaskan Pelatihan PIC 15 DPC, DPD Hanura Lampung Perkuat Administrasi dan Data Keanggotaan
DPR RI Menyetujui, Suyudi Ario Seto Dilantik Menjadi Kapolri 
Bursa Pilgub Jambi Memanas, Lima Nama Muncul ke Permukaan
15 Tahun Bagi Pupuk Gratis, Andi Undru Ungkap Persoalan Petani dari Lapangan
RPA Peduli Kembali Terjun ke Lokasi Gempa NTT, Buka Posko di Manggarai Timur
DePA-RI Desak Perampasan Aset Koruptor: “Jangan Cuma Tangkap, Kembalikan Uang Negara”
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:36 WIB

Mantan Ketua KPK Firli Bahuri Raih Doktor Hukum UP, Lulus Summa Cumlaude IPK 4,0

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 05:39 WIB

Tuntaskan Pelatihan PIC 15 DPC, DPD Hanura Lampung Perkuat Administrasi dan Data Keanggotaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:43 WIB

DPR RI Menyetujui, Suyudi Ario Seto Dilantik Menjadi Kapolri 

Selasa, 29 September 2026 - 11:29 WIB

Bursa Pilgub Jambi Memanas, Lima Nama Muncul ke Permukaan

Berita Terbaru