MERANGIN,Buktipetunjuk.id –
Bupati Merangin H. M. Syukur baru saja menerima dua penghargaan bergengsi dalam sepekan terakhir. Pertama, Pemred Award di bidang komunikasi dan informasi. Kedua, detikSumatera Awards atas inovasi kesehatan dan penurunan angka stunting.
Pencapaian itu seharusnya menjadi kebanggaan. Namun di balik piala dan piagam, muncul pertanyaan besar di tengah masyarakat: mengapa sejumlah Organisasi Perangkat Daerah justru bungkam saat dimintai penjelasan soal kebijakan publik?
Penghargaan Komunikasi, OPD Malah Diam
Beberapa waktu terakhir, awak media mencoba mengonfirmasi sejumlah isu publik kepada OPD Pemkab Merangin. Hasilnya: banyak yang memilih tidak menjawab.
Fakta ini kontras dengan penghargaan komunikasi yang baru diterima Bupati. “Komunikasi publik pemerintahan tidak semestinya hanya diukur dari banyaknya rilis kegiatan atau penghargaan,” kata seorang sumber yang enggan disebut namanya. “Ia juga diuji dari kesediaan pemerintah menghadapi pertanyaan kritis.”
Sumber itu menambahkan, pemerintah membutuhkan media bukan hanya saat ingin menyampaikan keberhasilan, tetapi juga saat kebijakan harus dijelaskan kepada masyarakat.
LCKI: Penghargaan Harus Bermanfaat, Bukan Simbol
Ketua LCKI Merangin, H. Ampera, menyampaikan apresiasi sekaligus catatan. “Penghargaan tentu patut diapresiasi. Tetapi, penghargaan itu juga harus memberikan manfaat yang baik untuk masyarakat. Jangan hanya jadi simbol atau selembar piagam,” ujarnya kepada Buktipetunjuk.id, Rabu, 30 September 2026.
Menurut Ampera, belum terlihat titik temu antara penghargaan yang diterima pemerintah daerah dengan kenyataan yang dirasakan masyarakat.
Ia menyebut, sejumlah media yang mencoba meminta konfirmasi kepada OPD terkait penghargaan tersebut belum memperoleh penjelasan apa pun.
Kritik adalah Bentuk Kepedulian
Ampera menegaskan pentingnya ruang komunikasi yang terbuka. “Kritik yang membangun seharusnya menjadi masukan bagi pejabat publik. Kritik juga bisa menjadi indikator bahwa masyarakat peduli terhadap pemerintah,” katanya.
Ia berharap Pemkab Merangin lebih terbuka. “Penghargaan baru bermakna jika dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Bukan hanya terpasang di dinding kantor, sementara warga yang bertanya justru diabaikan.”
Catatan Redaksi
Hingga berita ini diturunkan, Buktipetunjuk.id masih berupaya meminta tanggapan resmi dari Pemkab Merangin terkait sikap bungkam sejumlah OPD.
Penghargaan memang indah. Namun kepercayaan publik jauh lebih berharga. Ke depan, pintu komunikasi pemerintah diharapkan benar-benar terbuka bukan hanya saat berfoto menerima piala, tapi juga saat masyarakat meminta penjelasan.
Reporter: Rudianto









