Momentum HUT RI Ke-78 Ketum PWRI: Perkuat Kembali Nasionalisme.

- Penulis Berita

Sabtu, 5 Agustus 2023 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Buktipetunjuk.id –Momentum menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2023 ketua umum (Ketum PWRI) mengajak untuk. Menumbuhkan kembali semangat dan jiwa nasionalisme dan pemahaman nilai Pancasila bagi generasi muda bangsa Indonesia sangat penting dilakukan saat ini, mengingat Indonesia telah banyak masuk budaya asing oleh adanya arus globalisasi yang menyebabkan generasi muda melupakan jadi diri bangsa sendiri.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPP PWRI) Dr. Suriyanto PD, SH, M.Kn, dalam bincang pagi bersama awak media, Sabtu 5 Agustus 2023.

Suriyanto menegaskan, generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa, peran generasi muda sangat bergantung kepada keaktifan, pengetahuan dan semangat untuk membangun bangsa Indonesia. Untuk mewujudkan itu, sangat penting memberikan kontribusi berupa pengarahan bakat dan minat, pengetahuan tentang Pancasila sebagai dasar Negara dan memperkuat rasa persatuan bangsa Indonesia yang majemuk serta beragam .

“Nasionalisme merupakan suatu hal penting yang harus dimiliki bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi ancaman-ancaman Ketahanan Nasional di era Golabisasi,” kata Suriyanto.

Lanjut dia, globalisasi dapat mempengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara baik secara langsung maupun tidak langsung. Globalisasi yang membawa dampak bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia, seharusnya meningkatkan kesadaran dan semangat nasionalismnya dengan mengoptimalkan peran keluarga, sekolah dan pemerintah.

“Penanaman jiwa Nasionalisme perlu di lakukan melalui sekolah, sebab memungkinkan untuk melakukan pembentukan jiwa atau karakter serta semangat bagi generasi muda yang akan menentukan masa depan bangsa Indonesia di masa yang akan datang,” ujarnya.

Disamping itu, lanjutnya, para generasi penerus bangsa Indonesia yang masih berstatus sebagai pelajar disekolah sehingga jikalau sekolah dapat mampu memberikan pendidikan nasionalisme penguatan karakter bangsa Indonesia maka akan selamat bagi generasi bangsa untuk masa-masa yang akan datang.

Baca Juga:  Ketum GP: Mengajak Relawan Partai Politik Berkompetisi Bersaing Secara Sehat Dalam Pemilu 2024 Mendatang.

Penanaman jiwa nasionalisme serta penguatan karakter bangsa bagi seluruh generasi bangsa akan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka mewujudkan NKRI yang kuat dan kokoh serta berkepribadian. Dalam rangka membentuk dan menumbuhkan rasa nasionalisme serta karakter bangsa bagi generasi di perlukan sarana prasarana yang dapat mendukung dan melengkapi penyelenggaraan pendidikan di sekolah,” tuturnya.

Sebagai seorang akademisi, Suriyanto mengaku prihatin dengan kondisi bangsa saat ini. Dia berujar, di zaman serba teknologi yaitu era globalisasi seperti ini, rasa nasionalisme mulai berkurang, terutama di kalangan pelajar. Budaya dan teknologi dari luar mulai menghiasi kebiasaan pelajar saat ini. Kebiasaan yang sesuai dengan kebudayaan kita, tidaklah akan menjadi masalah. Namun kebiasaan yang bertentangan dengan kebudayaan kita tentunya akan memunculkan beberapa masalah yang nantinya juga berpengaruh dalam tingkat nasionalisme terhadap bangsa,” ungkapnya.

Kata dia, memudarnya rasa nasionalisme dapat mengancam dan menghancurkan bangsa Indonesia. Hal itu terjadi karena ketahanan nasional akan menjadi lemah dan dapat dengan mudah ditembus oleh pihak luar. Dengan kata lain, Bangsa Indonesia telah dijajah oleh generasi mudanya dengan semakin memudarnya rasa nasionalisme terhadap bangsa Indonesia. Bukan dijajah dalam arti fisik, melainkan dijajah secara mental dan ideologinya.

Diperlukan sekali upaya-upaya untuk meningkatkan semangat nasionalisme pada generasi muda terutama pelajar Indonesia sebagai penerus bangsa ini. Banyak sekali cara yang dapat dilakukan dalam meningkatkan rasa nasionalisme. Salah satunya adalah memalui pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang diidapat lewat pembelajaran sekolah. Ini sangat urgent mengingat gempuran budaya asing, terutama paham yang menjurus pada radikalisme sudah mulai gencar di media sosial. Ini menjadi warning bagi Kementerian Pendidikan Nasional dan institusi terkait lainnya,” pungkas Suriyanto.

(Rls/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 
Mantan Ketua KPK Firli Bahuri Raih Doktor Hukum UP, Lulus Summa Cumlaude IPK 4,0
DPR RI Menyetujui, Suyudi Ario Seto Dilantik Menjadi Kapolri 
15 Tahun Bagi Pupuk Gratis, Andi Undru Ungkap Persoalan Petani dari Lapangan
RPA Peduli Kembali Terjun ke Lokasi Gempa NTT, Buka Posko di Manggarai Timur
DePA-RI Desak Perampasan Aset Koruptor: “Jangan Cuma Tangkap, Kembalikan Uang Negara”
Dampak Keracunan Makanan MBG Di MTs N 2 Kisaran, Rosmansyah Minta Evaluasi Menyeluruh dan Penanganan Serius
Advokat PAKIM Diambil Sumpah di Pengadilan Tinggi Jakarta
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:36 WIB

Mantan Ketua KPK Firli Bahuri Raih Doktor Hukum UP, Lulus Summa Cumlaude IPK 4,0

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:43 WIB

DPR RI Menyetujui, Suyudi Ario Seto Dilantik Menjadi Kapolri 

Selasa, 22 September 2026 - 11:22 WIB

15 Tahun Bagi Pupuk Gratis, Andi Undru Ungkap Persoalan Petani dari Lapangan

Minggu, 20 September 2026 - 10:30 WIB

RPA Peduli Kembali Terjun ke Lokasi Gempa NTT, Buka Posko di Manggarai Timur

Berita Terbaru