Bandar Lampung,Buktipetunjuk.id – Tersulut emosi gara-gara dikonfirmasi wartawan lihatwarta.id bernama Hendrik Iskandar (HI), terkait gaji karyawan yang berkerja belum dibayarkan, seorang oknum pengusaha Pempek 345 yang bernama AB, perintahkan anaknya untuk mengambil pistol didalam rumahnya.
Peristiwa keributan bermula saat wartawan lihatwarta.id secara baik-baik mendatangi rumah AB sekaligus tempat usaha pempek 345 yang berada di jalan Nusa Indah Pahoman Bandar Lampung, kedatangan saya ingin konfirmasi terkait perihal adanya laporan dari pekerja ditempat tersebut yang upahnya tidak dibayarkan, Jumat 18 April 2026.

Wartawan lihatwarta.id mengatakan kronologi kejadiannya. Awalnya suasana baik-baik saja, namun setelah saya menanyakan apakah benar saudari Melan pernah bekerja disini dan apakah benar upahnya belum dibayarkan.
“Namun sangat disayangkan AB pemilik usaha Pempek 345 selaku terlapor justru merespon kasar, dan bersikeras upah tidak dapat diberikan karna Melan hanya bekerja 15 hari saja,” kata Hendrik Iskandar.
Hendrik Iskandar wartawan lihatwarta.id mengungkapkan permohonan izin konfirmasi kepada AB pengusaha Pempek, Pak mohon izin ya saya disini ingin konfirmasi terkait pengakuan Melan yang bekerja disini selama 15 hari namun Haknya (Gaji) belum diberikan, namun istri dari AB sang pengusaha pempek mengatakan tidak cukup satu bulan maka tidak dapat dibayarkan gajinya. Lalu Wartawan mengatakan lagi, hitung saja menurut ibu dan bapak berapa hari Melan bekerja dan berikanlah sesuai haknya selaku pekerja.
“Bukannya memberikan solusi untuk membayar AB malah berkata kasar, kamu minta duit ya, ungkapnya ke pada wartawan, dan dijawab oleh wartawan kalau begini saya sir dengan sikap bapak ini,” ungkapnya.
Selain tidak ingin memberikan hak pekerjanya AB pun menunjukkan sikap arogannya berupa ancaman dan kekerasan terhadap wartawan.
1 -Memerintahkan anaknya sebanyak 2 kali untuk mengambil pistol didalam rumahnya, nak ambil pistol bapak didalam, nak ambil pistol bapak didalam. Menirukan perkataan AB kepada anaknya.
2 – AB lalu berdiri dan memegang keras kerah baju depan wartawan dan membuat wartawan merasa tercekik lehernya, dan mendapatkan perlakuan kasar dari AB.
Bukan itu saja yang nampak dalam rekaman video, namun mirisnya kedua anaknya justru ikut mencengkeram Wartawan sambil berkata ayo kita berantam, sebanyak 3 kali, bahkan parahnya merenggut KTA didada Wartawan dan merusaknya.
Merasa terancam atas kejadian tersebut. HI melaporkan AB beserta anaknya ke Polresta Bandar Lampung pada Jumat malam 18 April 2026.
“Ya benar saya sudah laporkan ke Polresta Bandar Lampung, saya berharap kepada Kepolisian bisa mendalami terkait izin penggunaan senpi yang disampaikan AB, bahwa senpi ada dirumahnya,” ujar Hendrik Iskandar.(*)















