Suami penyandang disabilitas, istri mengidap gangguan otak ringan. Perbedaan skor KTP diduga menghambat bantuan sosial. Warga desak Dinsos Jember turun tangan.
JEMBER,Buktipetunjuk.id —
Hidup pas-pasan di tengah keterbatasan fisik dan mental. Itulah yang dijalani Slamet R dan istrinya, warga RT 06/RW 06, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Jember Jawa Timur.
Slamet merupakan penyandang disabilitas fisik. Dalam data kependudukan, skor penilaian KTP-nya tercatat 10. Sang istri, yang setia merawat Slamet, kini bergulat dengan gangguan otak ringan. Skor KTP miliknya: 6.
Terbentur Desil Kemiskinan
Perbedaan skor desil dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS itu diduga menjadi ganjalan. “Desil berbeda bikin bantuan sosial sulit cair,” kata seorang tokoh masyarakat setempat, Rabu, 30 September 2026. Dia meminta namanya tak disebut.
Akibatnya, kebutuhan pokok dan akses kesehatan pasutri itu tersendat. Padahal, kondisi ekonomi mereka jauh dari kata layak. Slamet tak mampu bekerja maksimal karena keterbatasan fisik. Sang istri kerap kesulitan beraktivitas akibat penyakitnya.
Tetap Bertahan, Menanti Negara Hadir
Warga sekitar mengenal keduanya sebagai pribadi tabah. “Meski hidup susah, mereka saling menguatkan,” ujar warga lain. Namun ketabahan saja tak cukup. Biaya berobat dan makan sehari-hari makin menghimpit.
Tokoh masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Jember dan Kecamatan Tanggul segera meninjau ulang data kemiskinan pasutri tersebut. Validasi lapangan dinilai mendesak agar bantuan tepat sasaran.
Hingga kini, Slamet dan istri hanya bisa pasrah. Mereka berharap Dinas Sosial Kabupaten Jember turun tangan: memverifikasi data, mengoreksi desil, serta memastikan hak atas bantuan sosial dan jaminan kesehatan terpenuhi.
Sebagai Keterangan:
⭐Skor KTP/Desil: Merujuk pada pengelompokan dalam DTKS. Desil 1 paling miskin, desil 10 paling sejahtera. Semakin kecil desil, semakin prioritas menerima bansos.
⭐Lokasi: RT 06/RW 06, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Jember.
⭐Tuntutan warga: Peninjauan ulang DTKS dan intervensi Dinsos Jember.
Pewarta: Laili









