Bupati Merangin Syukur: Jangan Korbankan Sawah demi Tambang Ilegal

- Penulis Berita

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MERANGIN,Buktipetunjuk.id –

Bupati Merangin H. M. Syukur menegaskan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan melarang alih fungsi lahan pertanian menjadi tambang emas ilegal atau PETI.

“Pesan saya jelas: jaga keasrian lingkungan kita. Jangan korbankan sawah dan lahan pertanian hanya untuk keuntungan sesaat dari tambang ilegal,” kata Syukur dalam keterangannya di Bangko, Senin, 6 Oktober 2026.

Pernyataan Bupati tersebut mendapat dukungan dari tokoh masyarakat Merangin, Abdullah, yang dikenal aktif menyuarakan isu lingkungan. Menurut Abdullah, sawah subur merupakan warisan abadi bagi generasi mendatang.

“Sudah saatnya kita bersama-sama menjaga alam. Jangan dirusak hanya demi keuntungan sesaat. Pak Bupati sudah menyampaikan pesannya dengan jelas. Sekarang tinggal kita sebagai masyarakat, mau sadar atau tidak,” ujar Abdullah.

Baca Juga:  AKP Herwin Afrianto Diberikan Kenaikan Pangkat Pengabdian Jadi Kompol

Abdullah menambahkan, kerusakan lingkungan akibat PETI bersifat permanen dan tidak sebanding dengan keuntungan ekonomi jangka pendek yang dihasilkan. “Alam yang rusak tidak bisa dibeli dengan uang. Sawah yang hilang tidak akan kembali,” katanya.

Bupati Syukur menegaskan bahwa pelestarian alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban seluruh warga. Ia mengajak masyarakat memulai dari langkah kecil di lingkungan masing-masing.

“Menjaga alam adalah tanggung jawab bersama. Mari jaga Merangin tetap hijau, tetap subur, tetap lestari,” ujar Syukur.

Pemerintah Kabupaten Merangin sebelumnya telah menggencarkan sosialisasi larangan alih fungsi lahan produktif serta penertiban aktivitas PETI di sejumlah kecamatan.

Reporter: Rudianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam
Bersinergi, Kapolres Jombang Jalin Silaturahmi dengan Bupati
Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 
Perkuat Silaturahmi, Kapolres Jombang Sambangi Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar
Diduga Selewengkan Retribusi Rp140 Juta, Puskesmas Tambang Emas Disorot BPK
Kinerja Kepala Dinas Kominfo Merangin Dikritik: Dinilai Lamban Tangkal Isu Negatif
Pilkades Pulau Rakyat Tua Sempat Ricuh Akibat Warga Pemilik E-KTP Tak Bisa Mencoblos Di TPS
Polres Way Kanan Ungkap Curas Ranmor di 5 Lokasi dan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bersinergi, Kapolres Jombang Jalin Silaturahmi dengan Bupati

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Perkuat Silaturahmi, Kapolres Jombang Sambangi Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Diduga Selewengkan Retribusi Rp140 Juta, Puskesmas Tambang Emas Disorot BPK

Berita Terbaru