Bapenda Lamtim ikut menyoal penambangan batu di Way Jepara kalau ada izinnya pasti ada PAD nya.

- Penulis Berita

Kamis, 14 Maret 2024 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur,Buktipetunjuk.idSemakin bertambahnya penambangan batu liara di Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, menimbulkan keprihatinan serius bagi pihak berwenang. Abu Yazid Bustami, Kepala Bidang Penagihan dan Pengawasan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung Timur, menekankan bahwa mereka tidak pernah menerima pendapatan dari aktivitas tambang batu di wilayah tersebut.

“Kalau ada izinnya pasti dong ada PAD nya untuk pemerintah tapi faktanya tidak ada dan kami juga tidak berani meminta untuk PAD karena ilegal. Kalau kami minta bisa dikatakan itu pungli,” ujar Abu Yazid Bustami kepada media ini, Kamis (14/3/2024).

Kasat Reskrim bersama anggota Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Lampung Timur sebelumnya juga telah menanggapi laporan mengenai penambangan batu ilegal di daerah tersebut. Mereka berencana untuk turun ke lokasi guna memeriksa legalitas tambang tersebut dan mengevaluasi potensi kerusakan lingkungan yang ditimbulkannya.

Tumpukan batu berukuran besar sudah terlihat siap dihancurkan secara manual oleh sejumlah pekerja pemecah batu di area penambangan batu di Kecamatan Way Jepara. Beberapa gunungan batu yang sudah terbelah menumpuk dan menunggu untuk diangkut oleh kendaraan roda 6.

Baca Juga:  Seorang Pria Diduga Pelaku Pencuri Sepeda Motor Tewas Diamuk Massa 

Dengan kedalaman galian lebih dari dua meter, lokasi penambangan tersebut menunjukkan curamnya pergeseran tanah akibat aktivitas penggalian. Sebuah alat berat jenis excavator telah dipersiapkan dan siap beroperasi untuk melanjutkan penggalian batu.

Pada siang hari Rabu (13/3/2024) lalu, enam pekerja pemecah batu terlihat sedang beristirahat di salah satu gubuk di sekitar lokasi penambangan. Mereka, dengan penuh semangat, siap kembali bekerja untuk memecah bongkahan batu setelah istirahat sejenak.

Beberapa pekerja tersebut mengungkapkan bahwa mereka hanya sebagai buruh pemecah batu dan pemilik lokasi jarang terlihat di sana.

Menyikapi masalah ini, Kasat Reskrim Polres Lampung, Iptu Johannes, menyatakan akan segera turun ke lapangan untuk memastikan legalitas penambangan dan dampak lingkungan sekitarnya.

Jika terbukti bahwa penambangan tersebut tidak memiliki izin dan menimbulkan kerusakan lingkungan, tindakan hukum akan diberlakukan terhadap pemilik tambangnya.

(M.Husin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasrem 043/Gatam Ajak Masyarakat Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026 di Lampung
Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung
Danrem 043/Gatam Dampingi Pangdam XXI/Radin Inten Perkuat Sinergi dan Resmikan Fasilitas Baru di Way Kanan
Amankan Kunjungan Presiden RI Ke-7, Polres Tulang Bawang Sukses Kawal Rakorda PSI dan Kirab Budaya
Daftar Rotasi Mutasi Polda Lampung, Sejumlah PJU dan 6 Kapolres Diganti
Dosen Unila Tawarkan Model Pentahelix Edupreneurship, Perkuat Keterampilan Wirausaha Mahasiswa
Asops Panglima TNI Tutup Latgabma Malindo Darsasa 12 AB/2026 di Lampung
Ajukan Anggaran 5 Miliar, Kompak 10 Organisasi Pers Tolak Dana Hibah Rp 20 Juta
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:59 WIB

Kasrem 043/Gatam Ajak Masyarakat Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026 di Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:27 WIB

Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:56 WIB

Danrem 043/Gatam Dampingi Pangdam XXI/Radin Inten Perkuat Sinergi dan Resmikan Fasilitas Baru di Way Kanan

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:35 WIB

Amankan Kunjungan Presiden RI Ke-7, Polres Tulang Bawang Sukses Kawal Rakorda PSI dan Kirab Budaya

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:05 WIB

Daftar Rotasi Mutasi Polda Lampung, Sejumlah PJU dan 6 Kapolres Diganti

Berita Terbaru