Ahli Ekonomi: Eksistensi PT Timah di Babel Perlu Dikaji Ulang demi Kepentingan Masyarakat

- Penulis Berita

Jumat, 1 November 2024 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang,Buktipetunjuk.IdAhli ekonomi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Marshal Imar Pratama, menanggapi polemik yang melibatkan warga Desa Batu Beriga dan PT Timah terkait rencana pertambangan laut di Desa Batu Beriga, Kabupaten Bangka Tengah. Menurut Dr. Marshal, saatnya keberadaan PT Timah di Babel dikaji ulang, terutama jika tidak ada kesepakatan pembagian royalti sebesar 10 persen untuk kepentingan masyarakat Babel.

Isu tambang laut di Batu Beriga merupakan momentum untuk mengevaluasi eksistensi PT Timah di Babel. Sebelum adanya kesepakatan 10 persen royalti, perlu pertimbangan menyeluruh terkait dampak operasi pertambangan bagi masyarakat lokal,” ujar Dr. Marshal dalam rilis yang diterima di Pangkalpinang, Jumat malam.

Dr. Marshal juga menyarankan penutupan permanen tambang timah di Babel demi keberlanjutan hidup masyarakat di masa mendatang. Menurutnya, penghentian tambang selama beberapa generasi akan memberi waktu bagi masyarakat Babel untuk mempersiapkan diri secara kualitas SDM dan karakter, sebelum kembali mengelola sumber daya timah dengan tata kelola yang lebih baik.

“Jika generasi berikutnya sudah siap, dengan SDM yang unggul dan bebas dari korupsi, barulah pengelolaan tambang bisa dimulai lagi. Kita juga perlu memastikan nilai jual timah terus meningkat dan lebih diutamakan untuk kebutuhan dalam negeri,” paparnya.

Baca Juga:  Bupati Tanggamus Resmikan Kampung Nelayan Merah Putih di Pekon Tegineneng

Dr. Marshal mengkritik PT Timah sebagai perusahaan milik negara yang sejauh ini hanya mampu memproduksi balok timah mentah, tanpa upaya pengembangan produk bernilai tambah. “Produksi yang hanya berupa balok timah sebenarnya bisa dilakukan oleh masyarakat lokal. Selain itu, PT Timah belum bisa menentukan harga di pasar, padahal produksi timah di Indonesia didominasi dari Babel,” jelasnya.

Ia menilai, pemerintah daerah seharusnya mendengar aspirasi warga Desa Batu Beriga yang menolak rencana pertambangan di wilayah mereka, kecuali jika pemerintah pusat setuju memberikan royalti hingga 10 persen bagi Babel. Menurutnya, pembagian royalti ini bisa memberi dampak ekonomi positif yang nyata bagi masyarakat setempat.

Operasi PT Timah mungkin bisa diterima jika syarat royalti 10 persen untuk Babel dipenuhi. Namun, opsi penutupan permanen juga patut dipertimbangkan sebagai solusi untuk memastikan kesejahteraan jangka panjang,” tandas Dr. Marshal.

(T-APPI)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekab 308 Polsek Mesuji Timur dan Polres Mesuji Berhasil Menangkap 2 Orang Buron Kasus Curat
Satlantas Polres Mesuji Gelar Bhakti Sosial Bagikan 20 Paket Nasi Kotak Kepada Pengendara dan Petugas Parkir
Kasrem 043/Gatam Ajak Masyarakat Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026 di Lampung
Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung
IPA, Mendesak Kapolres Madina Ungkap Video Viral Diduga Aktivitas Ilegal PETI Kotanopan
Danrem 043/Gatam Dampingi Pangdam XXI/Radin Inten Perkuat Sinergi dan Resmikan Fasilitas Baru di Way Kanan
Satresnarkoba Polres Lampung Tengah Gagalkan Peredaran Pil Ekstasi dan Sabu Asal Riau
Amankan Kunjungan Presiden RI Ke-7, Polres Tulang Bawang Sukses Kawal Rakorda PSI dan Kirab Budaya
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:56 WIB

Tekab 308 Polsek Mesuji Timur dan Polres Mesuji Berhasil Menangkap 2 Orang Buron Kasus Curat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:54 WIB

Satlantas Polres Mesuji Gelar Bhakti Sosial Bagikan 20 Paket Nasi Kotak Kepada Pengendara dan Petugas Parkir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:59 WIB

Kasrem 043/Gatam Ajak Masyarakat Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026 di Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:27 WIB

Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:12 WIB

IPA, Mendesak Kapolres Madina Ungkap Video Viral Diduga Aktivitas Ilegal PETI Kotanopan

Berita Terbaru