Dr. Suriyanto PD: Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Bisa Merusak Persatuan dan Kesatuan.

- Penulis Berita

Sabtu, 27 Mei 2023 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUKTIPETUNJUK.Id, Jakarta – Memasuki kontestasi tahun politik 2024, di media sosial terjadi keriuhan dan saling serang, hingga lontaran ujaran kebencian antar pendukung bakal calon persiden dan partai politik pendukungnya.

Perilaku ini, sangat membahayakan dan merusak tata nilai kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pandangan tersebut disampaikan Ketua Umum Pro Ganjar Pranowo (GP) Dr. Suriyanto PD, SH, MH, M.Kn, melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu, 27 Mei 2023.

“Perilaku politik seperti ini sangat memprihatinkan. Bila tidak disikapi dengan bijak, bisa merusak persatuan dan kesatuan kita. Ujaran kebencian bisa memicu terjadinya tindakan kekerasan dan sikap prasangka dan saling bermusuhan,” kata Suriyanto.

Ujaran kebencian, kata Suriyanto, harus ditangani dengan baik, karena dapat merongrong prinsip berbangsa dan bernegra yang berbhineka untuk melindungi keragaman kelompok dalam bangsa ini.

Suriyanto mengatakan, agama seringkali diekspresikan dengan cara provokatif dan telah menjadi alat bagi kepentingan politik.

“Agar tidak menimbulkan dampak polarisasi dan terwujudnya kontestasi politik yang berkualitas diperlukan adanya penegakan hukum bagi penyebar ujaran kebencian, terutama aktor politik. Penegakan hukum yang tegas sangat penting agar tidak menimbulkan dampak polrarisasi,” tuturnya.

Baca Juga:  Terkait Penangkapan Seorang Supir Oleh Polres Pelelawan, Ini Tanggapan Praktisi Hukum di Lampung

“Penegakan hukum harus dilakukan secara adil tanpa tebang pilih, termasuk terhadap para politikus lintas partai,” jelasnya.

Suriyanto menambahkan, prinsip penegakan hukum bukan berarti antidemokrasi, atau membungkam kehendak untuk dikritik. Namun harus tetap dalam koridor yang benar, sesuai aturan tanpa menciderai.

“Penegakan hukum bertujuan untuk membangun ruang komunikasi publik yang berkeadaban tanpa konflik yang menajam. Etika politik, komunikasi politik yang baik dan benar, dan kesantunan politik, akan menghasilkan suasana yang harmonis antar pelaku politik, antar kekuatan politik, maupun kelompok-kelompok kepentingan lainnya.

Sehingga bermuara akan terbangun nya suatu komitmen bersama untuk sebesar-besarnya kemajuan bangsa dan Negara, dengan mendahulukan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi atau golong ,” beber Suriyanto.

Penulis: Jagad N

(Red).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Komisi IV DPRD Madina Buka Suara soal Sengketa Informasi Desa, Salman Desak PMD dan Inspektorat Bergerak
SATMA AMPI Madina Soroti Dugaan 20 Alat Berat Tambang Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina
Polda Lampung Berhasil Menangkap Dua Orang Pelaku Curanmor Dalam Insiden Tewasnya Bripka Anumerta Arya Supena
Alfridha Massayu Putrisena Ikut Salah Satu Peserta Dalam Pemilihan Duta Wisata Gus Yuk Mojokerto 2026
Penangkapan Bandar Narkoba di Siabu, GM GRIB Jaya Desak Polres Madina Bongkar Dugaan Peran Aktor Besar Dalam Persitiwa ini
Polisi Ringkus Residivis Pelaku Pencurian Handphone di Adi Jaya Lampung Tengah
Polisi Amankan Mobil Toyota Fortuner dan BBM Bersubsidi Hampir 1 Ton di Pakuan Ratu
Ketua PMI Provinsi Lampung dan Anggota DPRD Salurkan Bantuan Korban Rumah Roboh di Pesawaran
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:00 WIB

Ketua Komisi IV DPRD Madina Buka Suara soal Sengketa Informasi Desa, Salman Desak PMD dan Inspektorat Bergerak

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:37 WIB

SATMA AMPI Madina Soroti Dugaan 20 Alat Berat Tambang Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:50 WIB

Polda Lampung Berhasil Menangkap Dua Orang Pelaku Curanmor Dalam Insiden Tewasnya Bripka Anumerta Arya Supena

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:20 WIB

Alfridha Massayu Putrisena Ikut Salah Satu Peserta Dalam Pemilihan Duta Wisata Gus Yuk Mojokerto 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:44 WIB

Penangkapan Bandar Narkoba di Siabu, GM GRIB Jaya Desak Polres Madina Bongkar Dugaan Peran Aktor Besar Dalam Persitiwa ini

Berita Terbaru