Metro Lampung, Buktipetunjuk.id –
Gerakan sosial “Rakyat Menolong Rakyat” kembali digelar di Kota Metro, Lampung, Jumat (30/10/2026). Inisiator kegiatan, musisi sekaligus konten kreator Rizal Ruguk Adiphaty alias Bang Taun, menggandeng influencer Mira Desiana, anggota Polri, dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kota Metro untuk membagikan makanan gratis kepada warga.
Kegiatan dipusatkan di kawasan Masjid Taqwa, Metro. Ratusan warga menerima nasi bungkus dan ikut makan bersama. Aksi ini menjadi agenda rutin yang digelar setiap Jumat sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat prasejahtera.
“Seperti biasa, Rakyat Menolong Rakyat. Setiap Jumat kami rutin melaksanakan kegiatan makan gratis sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan,” kata Bang Taun kepada wartawan, Jumat (30/10/2026).
Bang Taun menjelaskan, kegiatan ini berjalan berkat gotong royong sejumlah pihak. Donasi datang dari rekan pengusaha, musisi, hingga donatur yang enggan disebut namanya.
“Ada dukungan dari Bang Dide Hijau Daun dan Dapu Minang. Sebanyak 60 porsi makanan disupport oleh Dapu Minang Sukadamai, Metro Selatan, Ganjar Agung. Totalnya 300 porsi hari ini,” ujarnya.
Ia berharap gerakan ini konsisten berjalan dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat. “Kami mengajak para dermawan, pelaku usaha, komunitas, dan seluruh masyarakat yang peduli untuk ikut berpartisipasi,” ajak Bang Taun.
Aksi sosial tersebut turut diapresiasi aparat kepolisian yang hadir di lokasi. Menurut salah satu anggota Polri, program ini memberi manfaat langsung bagi warga dan memperkuat nilai gotong royong.
“Program Rakyat Menolong Rakyat yang digagas Bang Taun ini sangat bagus dan patut diapresiasi. Apalagi dilaksanakan di sekitar Masjid Taqwa, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” kata anggota Polri kepada wartawan di lokasi.
Ia berharap kegiatan serupa terus berlanjut dengan dukungan yang lebih luas. “Ke depan, mudah-mudahan semakin banyak yang bergabung. Silakan berkoordinasi dengan kru Bang Taun bagi yang ingin menyumbang,” ujarnya.
Bang Taun menegaskan, kepedulian sosial tak harus dimulai dari hal besar. Lewat aksi sederhana seperti berbagi nasi bungkus, solidaritas warga bisa tumbuh. “Rakyat Menolong Rakyat bukan sekadar slogan, melainkan gerakan nyata. Polisi Bersama Masyarakat,” tegasnya.(*)
Editor : Redaksi









