Unit PPA Polres OKU Selatan Amankan Kakek 74 Tahun Diduga Cabuli Cucu Kandungnya

- Penulis Berita

Rabu, 22 April 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKU Selatan,Buktipetunjuk.id –

Warga Kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan, digegerkan dengan kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan seorang kakek terhadap cucu kandungnya sendiri.

Pria paruh baya ini diketahui, berinisial MB (74), warga Kelurahan Bandar Agung, Kecamatan Banding Agung kabupaten OKU Selatan kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dari pantauan, korban diketahui berinisial MA (9), seorang pelajar sekolah dasar yang masih duduk di bangku SD dan merupakan cucu kandung tersangka.

Peristiwa memilukan tersebut diduga terjadi pada Minggu, 19 April 2026, sekitar pukul 15.12 WIB di rumah tersangka.Hal disampaikan oleh Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Readi Hartana, SH., S.IK.,M.IK melalui Waka Polres Kompol Hendro Swarno, SH saat Pres Realles, Rabu (22/04/2026).

Dalam pres Realles itu Waka Polres OKUS Kompol Hendro Swarno, SH didampingi Kanit PPA Ipda Sulastri, SH., MH dan Kasi Humas AKP Amir Hamzah, S. Sos., MM.Waka Polrese mnyampaikan bahwa, saat itu korban tengah berada di rumah tersangka dan sempat tertidur di ruang depan bersama anggota keluarga lainnya.

Baca Juga:  Dugaan Selisih Anggaran Penggunaan Material Semen Pembangunan Pendopo Desa Brangkal

‘Tersangka kemudian meminta korban untuk berpindah ke dalam kamar. Di dalam kamar tersebut, diduga terjadi tindakan kekerasan seksual,” ujarnya.

Usai kejadian, korban kembali ke rumahnya keesokan hari sekitar pukul 06.00 WIB bersama seorang saksi. Kasus ini kemudian terungkap dan dilaporkan kepada pihak berwajib.

Dalam proses penyelidikan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian, yakni satu helai baju kaos lengan panjang berwarna kombinasi serta satu celana panjang bermotif kotak-kotak.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 473 ayat (9) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).Ia terancam hukuman penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun, serta pidana denda sesuai ketentuan yang berlaku. (Ham).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aroma KKN di Puskesmas Gunung Tua Mencuat, 101 Pegawai Diduga Setor Tunai 10 Persen Jaspel ke Tata Usaha, Disebut Perintah Kapus
Dugaan Pemerasan Revitalisasi Sekolah, Kejati Lampung Panggil Puluhan Kepala Sekolah di Lamteng
Ketua MP4 Desak Pemkab Madina Benahi Stadion: Toilet, Ruang Ganti, dan Musholla Mendesak
Kapolres dan Forkopimda Jombang Gelar Patroli Besar, Sita Miras dan 9 Motor Knalpot Brong
Sengkarut Program MBG di Madina, HMI Desak DPRD Gelar RDP Lintas Sektoral
PERADI Metro Menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat Angkatan VII Sebanyak 30 Peserta 
Anggaran Perencanaan Jalan PUPR Merangin Rp5,3 Miliar Disoal, GIBM dan Mahasiswa Akan Gelar Aksi
Pertahankan Nilai Sejarah, Pemkab Kepahiang Resmi Batal Relokasi Tugu Pahlawan
Berita ini 591 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 15:45 WIB

Aroma KKN di Puskesmas Gunung Tua Mencuat, 101 Pegawai Diduga Setor Tunai 10 Persen Jaspel ke Tata Usaha, Disebut Perintah Kapus

Sabtu, 7 November 2026 - 14:48 WIB

Dugaan Pemerasan Revitalisasi Sekolah, Kejati Lampung Panggil Puluhan Kepala Sekolah di Lamteng

Sabtu, 7 November 2026 - 12:18 WIB

Ketua MP4 Desak Pemkab Madina Benahi Stadion: Toilet, Ruang Ganti, dan Musholla Mendesak

Sabtu, 7 November 2026 - 11:59 WIB

Kapolres dan Forkopimda Jombang Gelar Patroli Besar, Sita Miras dan 9 Motor Knalpot Brong

Sabtu, 7 November 2026 - 11:49 WIB

Sengkarut Program MBG di Madina, HMI Desak DPRD Gelar RDP Lintas Sektoral

Berita Terbaru