Yayasan Kalijaga 82 Kecam Indikasi Intimidasi Yang Menciderai Demokrasi 

- Penulis Berita

Jumat, 17 April 2026 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grobogan,Buktipetunjuk.id –

Yayasan Kalijaga 82 menyampaikan keprihatinan dan kecaman atas indikasi intimidasi yang dilakukan oleh oknum DPC Pemuda Pancasila terhadap aktivis masyarakat dan awak media di kabupaten Grobogan Jawa Tengah.

Insiden ini terkait dengan rencana dan pelaksanaan diskusi publik mengenai program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketua Yayasan Kalijaga 82, Sutrisno dalam rilis pers yang diterima, Jum’at (17/4/2026), menyoroti adanya pernyataan bernada ancaman yang menyebutkan bahwa pihak yang dianggap mengganggu program MBG dan KDMP akan “dilibas”.

“Pernyataan semacam ini tidak dapat dibenarkan dalam negara hukum dan demokrasi. Diskusi publik, kritik, pengawasan sosial, serta kerja jurnalistik adalah tindakan sah dalam kehidupan demokrasi, ” tegas Sutrisno.

Sutrisno melanjutkan, perbedaan pendapat seharusnya dijawab dengan argumentasi, data, dan dialog terbuka. Bukan dengan indikasi tekanan atau tindakan yang menimbulkan rasa takut.

Baca Juga:  Kapolres Terjunkan 318 Personil Pengamanan, Kunjungan Presiden RI Ke-7 di Lampung Tengah

Berikut adalah poin-poin pernyataan sikap yang disampaikan Yayasan Kalijaga 82:

1. Mengecam segala bentuk intimidasi, ancaman dan tekanan terhadap aktivis, masyarakat sipil maupun insan pers.

2. Menegaskan bahwa kebebasan berpendapat dan kebebasan Pers dijamin oleh konstitusi serta peraturan perundang-undangan.

3. Mendesak aparat penegak hukum untuk memantau dan menindak setiap dugaan ancaman yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

4. Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ruang diskusi yang sehat, damai dan beradab.

5. Meminta semua pihak menahan diri dan mengedepankan musyawarah dalam menyikapi perbedaan pandangan.

“Kami percaya bahwa program publik yang baik tidak perlu dilindungi dengan ancaman, melainkan dengan transparansi, akuntabilitas, dan manfaat nyata bagi masyarakat, ” Pungkasnya. (Muh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Theo Kawatu Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Minahasa Selatan
Kapolres Jombang Tekankan Pelayanan Tanpa Pungli Saat Sambangi Tiga Polsek
DPP LSM GERAK Adukan Dugaan Pungutan Komite SMAN 1 Papar Rp1,5 Juta per Siswa ke Polres Kediri
Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI
Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar
Polisi Ungkap Dugaan Penipuan Advokat di Metro, Kerugian Capai Rp29,7 Juta
Korem 043/Gatam Mulai Bangun Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII di Metro
Madina Super League Disorot: Dugaan Promosi Rokok dan Netralitas Wasit Dipertanyakan
Berita ini 184 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Wabup Theo Kawatu Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Minahasa Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Kapolres Jombang Tekankan Pelayanan Tanpa Pungli Saat Sambangi Tiga Polsek

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:02 WIB

DPP LSM GERAK Adukan Dugaan Pungutan Komite SMAN 1 Papar Rp1,5 Juta per Siswa ke Polres Kediri

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar

Berita Terbaru