Ketua DPC JMI Lampung Tengah dan Masyarakat Pemerhati Pertanian Adukan Pekerjaan Irigasi Tersier Inpres 2 ke DPRD Provinsi Lampung 

- Penulis Berita

Kamis, 2 April 2026 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung,Buktipetunjuk.id

Menyikapi terkait berita di beberapa media cetak dan online tentang proyek irigasi tersier Inpres 2 tahun 2025 di Lampung Tengah yang di keluhkan masyarakat dan petani pengguna tersier tersebut.

‎Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Jurnalis Mestro Indonesia (JMI) Lampung Tengah Abdullah dan beberapa masyarakat pemerhati pertanian, menyambangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, sampaikan laporan pengaduan masyarakat terkait Irigasi Tersier Inpres 2 di Kabupaten Lampung Tengah, Kamis 2 April 2026.

‎”Hari ini Kamis 2/04/2026 saya mendampingi beberapa masyarakat pemerhati pertanian dari kabupaten Lampung Tengah mendatangi kantor DPRD Provinsi Lampung, untuk menyampaikan surat laporan pengaduan tentang proyek Irigasi Inpres 2 tahun 2025 di Lampung Tengah, yang mana proyek tersebut, di keluhkan masyarakat tentang kualitas bangunan diduga tidak mengacu pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan berpotensi merugikan keuangan negara.

“Terlihat jelas dilokasi pengerjaan proyek tersier Inpres 2 tersebut, tidak berkualitas dan dapat dipastikan tidak akan bertahan lama yang jelas tidak memuaskan,” kata Abdullah.

Baca Juga:  SMK Negeri 1 Talangpadang Bagikan Ijazah Gratis Untuk Alumni

‎Dikutip juga dari pemberitaan sebelumnya banyak masyarakat di berbagai desa/kampung yang mengeluhkan pekerjaan proyek tersier inpres 2 tahun 2025, para penerima manfaat ini mengeluhkan tentang lempeng beton yang diduga kurang semen.

“Ketika diangkat saja dalam posisi tidur lempengan banyak yang patah dan pemasangan nya seperti ular berjalan. Sehingga irigasi tersier tersebut terkesan dikerjakan asal-asalan oleh rekanan,” ungkap Abdullah.

Masyarakat berharap agar wakil rakyat dapat segera turun ke lapangan, dan dapat memangil pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) sebagai unit pelaksana teknis.

“Kami masyarakat berharap agar komisi lV DPRD Provinsi yang membidangi dapat membantu kami untuk menindaklanjuti laporan pengaduan kami ini, serta dapat memberikan teguran sesuai kewenangannya DPRD agar pekerjaan itu benar-benar bermanfaat bagi masyarakat pengguna air,” tandasnya (Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditreskrimsus Polda Sumsel Bongkar Sindikat Peretas Website Dana BOS SMAN 2 Prabumulih
BKAD Kota Metro Klarifikasi Pinjaman Daerah 20 Miliar dan Peruntukannya 
Danrem 043/Gatam Pimpinan Upacara Kenaikan Pangkat 25 Orang Prajurit 
Wali Kota Metro Serahkan Bantuan Alsintan Untuk Pertanian Senilai Rp 9.8 Miliar
Pelantikan dan Rakerda JMSI Provinsi Lampung Ditunda
Pemkab OKU Targetkan Tahun 2026 Naik Predikat Nindya Dalam Penilaian KLA
Ketua DPRD Disinyalir Tidak Berani Ambil Sikap, Rapat 6 Jam Berakhir Tanpa Hasil
Ketua JMSI Metro : Ada Apa Wali Kota dan DPRD Hearing Tertutup Terkait Pinjaman 20 Miliar
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 17:33 WIB

Ditreskrimsus Polda Sumsel Bongkar Sindikat Peretas Website Dana BOS SMAN 2 Prabumulih

Kamis, 2 April 2026 - 16:15 WIB

BKAD Kota Metro Klarifikasi Pinjaman Daerah 20 Miliar dan Peruntukannya 

Kamis, 2 April 2026 - 15:54 WIB

Danrem 043/Gatam Pimpinan Upacara Kenaikan Pangkat 25 Orang Prajurit 

Kamis, 2 April 2026 - 15:22 WIB

Ketua DPC JMI Lampung Tengah dan Masyarakat Pemerhati Pertanian Adukan Pekerjaan Irigasi Tersier Inpres 2 ke DPRD Provinsi Lampung 

Kamis, 2 April 2026 - 12:38 WIB

Wali Kota Metro Serahkan Bantuan Alsintan Untuk Pertanian Senilai Rp 9.8 Miliar

Berita Terbaru