Lampung,Buktipetunjuk.id –
Menyikapi terkait berita di beberapa media cetak dan online tentang proyek irigasi tersier Inpres 2 tahun 2025 di Lampung Tengah yang di keluhkan masyarakat dan petani pengguna tersier tersebut.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Jurnalis Mestro Indonesia (JMI) Lampung Tengah Abdullah dan beberapa masyarakat pemerhati pertanian, menyambangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, sampaikan laporan pengaduan masyarakat terkait Irigasi Tersier Inpres 2 di Kabupaten Lampung Tengah, Kamis 2 April 2026.
”Hari ini Kamis 2/04/2026 saya mendampingi beberapa masyarakat pemerhati pertanian dari kabupaten Lampung Tengah mendatangi kantor DPRD Provinsi Lampung, untuk menyampaikan surat laporan pengaduan tentang proyek Irigasi Inpres 2 tahun 2025 di Lampung Tengah, yang mana proyek tersebut, di keluhkan masyarakat tentang kualitas bangunan diduga tidak mengacu pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan berpotensi merugikan keuangan negara.
“Terlihat jelas dilokasi pengerjaan proyek tersier Inpres 2 tersebut, tidak berkualitas dan dapat dipastikan tidak akan bertahan lama yang jelas tidak memuaskan,” kata Abdullah.
Dikutip juga dari pemberitaan sebelumnya banyak masyarakat di berbagai desa/kampung yang mengeluhkan pekerjaan proyek tersier inpres 2 tahun 2025, para penerima manfaat ini mengeluhkan tentang lempeng beton yang diduga kurang semen.
“Ketika diangkat saja dalam posisi tidur lempengan banyak yang patah dan pemasangan nya seperti ular berjalan. Sehingga irigasi tersier tersebut terkesan dikerjakan asal-asalan oleh rekanan,” ungkap Abdullah.
Masyarakat berharap agar wakil rakyat dapat segera turun ke lapangan, dan dapat memangil pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) sebagai unit pelaksana teknis.
“Kami masyarakat berharap agar komisi lV DPRD Provinsi yang membidangi dapat membantu kami untuk menindaklanjuti laporan pengaduan kami ini, serta dapat memberikan teguran sesuai kewenangannya DPRD agar pekerjaan itu benar-benar bermanfaat bagi masyarakat pengguna air,” tandasnya (Tim).













