DPRD Tasikmalaya Kecewa, Bupati Tidak Hadiri Paripurna HUT RI ke-80 

- Penulis Berita

Jumat, 15 Agustus 2025 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya,Buktipetunjuk.idDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tasikmalaya menggelar Rapat paripurna dengan agenda penyampaian pidato Presiden Prabowo. Acara kenegaraan penting dalam rangka HUT RI ke-80, yang diadakan di Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya pada, Jumat 15 Agustus 2025.

Acara semacam ini biasanya menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara lembaga legislatif (DPRD) dan eksekutif (pemerintah kabupaten).

Ketidakhadiran yang Total dari Eksekutif Utama: Tidak hanya Bupati yang tidak hadir, tetapi juga Sekda (Sekretaris Daerah) dan SEMUA Kepala Dinas tidak tampak. Hanya Wakil Bupati yang mewakili, yang membuat DPRD merasa bahwa eksekutif tidak serius dan tidak kompak.

Pendapat dari Anggota DPRD: Usman Kusmana (Ketua Fraksi Gerindra) menekankan bahwa meskipun Bupati berasal dari koalisi yang sama dengan Presiden, itu bukan alasan untuk tidak menghadiri acara penting seperti ini. Dia bahkan menyebutkan bahwa “harus berani melakukan koreksi” terhadap kekurangan itu.

Baca Juga:  Melawan Derasnya Arus Way Tipo, Prajurit Koramil 411-12/GS dan Warga Melangsir Material Lewat Rakit Bambu 

“Budi Ahdiat (Ketua DPRD) menegaskan bahwa kecewa itu dirasakan oleh semua anggota dewan, karena mereka sendiri hadir lengkap untuk menghormati pidato Presiden.

Acara besar pidato kenegaraan Presiden dalam rangka HUT RI ini jangan sampai disepelekan oleh bupati, yang seharusnya hadir langsung,” tegasnya.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari Bupati atau jajarannya mengapa tidak bisa hadir dalam acara tersebut. Hal ini membuat semakin menambah kekesalan, dan rasa kekecewaan seluruh anggota DPRD Tasikmalaya.

Meskipun tidak langsung terkait dengan ketidakhadiran ini, hal itu menunjukkan bahwa Bupati sedang dalam situasi yang cukup menjadi perhatian serius dari DPRD Tasikmalaya.(ADV/ABS)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ijazah Disandera Demi Seragam Rp 800 Ribu, SD Muhammadiyah Kotaagung Diduga Melanggar Aturan
POLSEK TIGARAKSA UNGKAP KASUS CURAS DI PERSAWAHAN, PELAKU DITANGKAP DI SUMATERA SELATAN
Dokter Koas UI Ditemukan Tewas di Guest House Sakinah Metro, Polisi Turunkan Tim Inafis
Diduga Catut Nama Pemprov Sumut Soal PETI Kotanopan, Kades Singengu Julu Pilih Bungkam dan Menghindar
Pertanyaan Publik Belum Terjawab: Ada Apa dengan Penanganan Dugaan Kasus Desa Simpang Koje?
BUMDES Pekon Kandangbesi Hancur: Ratusan Juta Dana Desa Menguap Tanpa Jejak, Direktur Pilih Bungkam Saat Dikonfirmasi 
Tim ABR Tulang Bawang Barat Laporkan Dugaan Korupsi Pembangunan Lapen dan Podium Lapangan ke Inspektorat
DPUPR Perakim Kota Mojokerto Disorot Usai Plang Proyek BAZNAS Tertulis Kabupaten Mojokerto, Kinerja CV Dara Karya Mandiri dan CV Global Inovasi Engineering Dipertanyakan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:05 WIB

Ijazah Disandera Demi Seragam Rp 800 Ribu, SD Muhammadiyah Kotaagung Diduga Melanggar Aturan

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:55 WIB

POLSEK TIGARAKSA UNGKAP KASUS CURAS DI PERSAWAHAN, PELAKU DITANGKAP DI SUMATERA SELATAN

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:00 WIB

Dokter Koas UI Ditemukan Tewas di Guest House Sakinah Metro, Polisi Turunkan Tim Inafis

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:19 WIB

Diduga Catut Nama Pemprov Sumut Soal PETI Kotanopan, Kades Singengu Julu Pilih Bungkam dan Menghindar

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:51 WIB

Pertanyaan Publik Belum Terjawab: Ada Apa dengan Penanganan Dugaan Kasus Desa Simpang Koje?

Berita Terbaru