Pekerjaan Peningkatan Saluran Irigasi Lanjutan Ciputat Bunter Disinyalir Tidak Sesuai Spek, Berpotensi Sarat Korupsi

- Penulis Berita

Senin, 30 Juni 2025 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya,Buktipetunjuk.idPekerjaan peningkatan saluran irigasi di desa, bertujuan untuk memperbaiki atau memperbarui sistem irigasi yang sudah ada, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam penyediaan air untuk pertanian. Peningkatan ini bisa meliputi perbaikan saluran, pembangunan bendungan kecil, atau pembuatan bangunan pengatur air untuk memastikan ketersediaan air yang cukup dan merata bagi lahan pertanian di desa.

Tapi lain halnya pekerjaan peningkatan saluran irigasi Ciputat Bunter lanjutan yang berlokasi KP. Bunter RT 001 RW 005 desa Banyuresmi kecamatan Sukahening Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat ini menjadi sorotan publik. Selasa 24 Juni 2025.

Pasalnya, pekerjaan yang yang dilaksanakan tim pelaksana kegiatan (TPK) selama 24 hari kalender yang bersumber dari anggaran dana desa pusat tahun anggaran 2025 sebesar Rp 53.658.000 terbilang (lima puluh tiga juta enam ratus lima puluh delapan ribu rupiah) diduga tidak memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan diduga berpotensi sarat korupsi. Hal ini memunculkan kekhawatiran terhadap kualitas konstruksi yang dianggap kurang memadai.

Baca Juga:  Oknum Kepala Sekolah SMAN 1 Cihaurbeti Susah Ditemui, Terindikasi Jarang Masuk Kantor

Hasil dari pantauan tim media Buktipetunjuk.id di lapangan, Pekerjaan Saluran irigasi Ciputat Bunter lanjutan dibangun tidak sesuai spesifikasi, diduga menggunakan bahan yang tidak berkualitas atau campuran yang tidak sesuai, seperti memakai batu alam yang ada di lokasi, serta dugaan kami kurangnya pengawasan dari teknisi di lapangan yang mendesain perencanaan kualitas dan kuantitas agar pembangunan menjadi lebih baik.

“Beberapa warga menyayangkan kalau pekerjaan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) tentu tidak akan mendapatkan hasil yang baik, dan jelas pekerjaan itu tidak akan bertahan lama.” ujarnya. Sembari meminta namanya jangan di publikasikan.

Kepala desa Banyuresmi selaku pemangku kebijakan belum terkonfirmasi, sedangkan sekretariat desa saat di konfirmasi lewat pesan WhatsApp belum ada tanggapan, sedangkan TPK, belum terkonfirmasi. Bersambung.

(Ajat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kegiatan Ekstrakurikuler Kepramukaan SDN 1 Rancapaku Diikuti Dengan Antusias Siswa-siswi
Putri Nabila Damayanti, S.H : Kenapa Anak Didik Jadi Korban, Oknum Pengusaha MBG Mendapatkan Untung Besar
Warga Keluhkan Akses Jalan Puspasari Menuju Mandalasari Semenjak Dibangun Belum Pernah Diaspal
Kapolres Tasikmalaya Pastikan Perayaan Nataru Aman dan Kondusif
ASDP Kerahkan KMP Jatra I Perkuat Pemulihan Pasca Bencana Sumatera
Kejati Jawa Barat Tahan Mantan Sekwan Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan
Komisi lll DPRD Tasikmalaya, Apresiasi Langkah Aparat Gabungan Penertiban Tambang Ilegal
Banggar DPRD Tasikmalaya Membahas KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:25 WIB

Kegiatan Ekstrakurikuler Kepramukaan SDN 1 Rancapaku Diikuti Dengan Antusias Siswa-siswi

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:15 WIB

Putri Nabila Damayanti, S.H : Kenapa Anak Didik Jadi Korban, Oknum Pengusaha MBG Mendapatkan Untung Besar

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:55 WIB

Warga Keluhkan Akses Jalan Puspasari Menuju Mandalasari Semenjak Dibangun Belum Pernah Diaspal

Kamis, 25 Desember 2025 - 18:04 WIB

Kapolres Tasikmalaya Pastikan Perayaan Nataru Aman dan Kondusif

Sabtu, 13 Desember 2025 - 20:18 WIB

ASDP Kerahkan KMP Jatra I Perkuat Pemulihan Pasca Bencana Sumatera

Berita Terbaru