Lampung Tengah,Buktipetunjuk.id –
Sungguh mengejutkan pernyataan waka humas di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Seputih Surabaya, Lampung Tengah, ketika dihadirkan dan menjawab pertanyaan beberapa awak media terindikasi memberikan keterangan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya (berbohong).
Pada saat dikonfirmasi oleh beberapa awak media terkait realisasi penggunaan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Senin 2 Februari 2026.

Pasalnya pada saat dikonfirmasi terkait beberapa komponen realisasi anggaran dana BOS tahun 2024-2025 sebesar Rp 2.947.360.000,.
Seperti pada 5 komponen yang dipertanyakan :
1- Pengembangan Perpustakaan. Rp.157.627.500,.
2- Pengembangan Profesi guru dan tenaga kependidikan. Rp.92.045.308,.
3- Langganan daya dan jasa. Rp.206.972.685,.
4- Perawatan sarana dan prasarana sekolah. Rp.989.240.987,.
5- Pembayaran honor. Rp.477.935.000,.
Waka Humas yang berinisial (ND) menyampaikan kepada awak media. Kami sudah melakukan perawatan WC siswa, lapangan futsal dan basket sesuai petunjuk juknis,” ujar ND.
Namaun pernyataan Waka Humas ND sangat tidak sesuai dengan fakta dilapangan ketika tim media mengkroscek dan investigasi. Terutama pada Perawatan sarana dan prasarana sekolah, yang disampaikan Waka Humas ternyata jawaban bertolak belakang dengan keadaan di sekolahan tersebut.
”Terlepas dari itu ada beberapa siswa mengatakan kalau kondisi mobiler yang pada rusak dan WC yang kondisinya kumuh dan berlumut.
Bagaimana kami mau nyaman belajar pak, kalau jendela, kursi pada rusak dan ruangan yang panas karena kipas di ambil katanya mau di servis tapi nyampai sekarang tidak di pasang lagi. Coba bapak cek juga WC sudah terlihat kumuh,” katanya. Mengeluhkan kondisinya sudah kurang layak. (Tim).











