Unit Tipidkor Polres Metro Kini Tengah Membongkar Praktik Dugaan Korupsi Dana BOP

- Penulis Berita

Rabu, 14 Mei 2025 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metro Lampung,Buktipetunjuk.id —Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Metro kini tengah membongkar praktik dugaan korupsi yang menggerogoti dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BOP) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota setempat.

Kasatreskrim Polres Metro, AKP Hendra Safuan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menaikkan status perkara tersebut ke tahap penyidikan.

Penyelidikan awal mengarah pada indikasi penyimpangan dana BOP PKBM pada Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan kerugian negara yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp 1 miliar.

“Ya benar, kami sedang menangani kasus dugaan korupsi dana BOP PKBM pada Bidang PAUD di Dinas Pendidikan,” kata Hendra, saat dikonfirmasi awak media dikantornya, Rabu (14/5/2025).

Menurut Hendra, praktik korupsi ini diduga telah berlangsung selama empat tahun berturut-turut dengan modus manipulasi laporan pertanggungjawaban (SPJ), penggelembungan data siswa, dan pencantuman siswa fiktif.

Satu nama telah mencuat dalam penyidikan awal, yaitu seorang oknum kepala sekolah berinisial R, yang diduga menjadi pelaku utama dalam skandal ini.

“Modusnya berupa pemalsuan SPJ, data siswa fiktif, dan dugaan rekayasa administrasi lainnya. Setiap tahun diperkirakan ada kerugian sekitar Rp400 juta. Saat ini kasus sudah kami naikkan ke tahap penyidikan dan akan kami dalami lebih lanjut,” jelas Hendra.

Penyidik Tipidkor telah melakukan pengumpulan alat bukti, termasuk memeriksa sejumlah dokumen keuangan dan daftar penerima BOP di beberapa satuan pendidikan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa tim penyidik juga telah menggeledah sejumlah lembaga dibawah naungan PAUD dan oknum pegawai Disdikbud yang diduga menjadi bagian dari jaringan korupsi ini.

Baca Juga:  Disinyalir ada aroma korupsi dan fiktifkan item pekerjaan di Kampung Bawang Tirto Mulyo.

Selain itu, beberapa pejabat di lingkungan Disdikbud Metro juga telah dimintai keterangan sebagai saksi. Belum ada penetapan tersangka sejauh ini, namun pihak kepolisian memastikan bahwa penyidikan akan berjalan secara profesional dan transparan.

“Kami pastikan tidak akan tebang pilih. Bila ada pejabat dinas yang terbukti terlibat, kami akan tindak sesuai hukum yang berlaku,” tegas Hendra.

Skandal ini menambah daftar panjang praktik penyimpangan dana bantuan pendidikan yang kerap terjadi di berbagai daerah. BOP yang seharusnya menjadi tulang punggung keberlangsungan lembaga pendidikan anak usia dini justru dijadikan bancakan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Ketidakakuratan sistem pengawasan dan lemahnya transparansi menjadi celah empuk terjadinya korupsi. AKP Hendra Safuan menegaskan bahwa perkembangan kasus ini akan terus disampaikan kepada publik secara berkala.

“Saat ini, penyidik tengah fokus pada penguatan alat bukti, termasuk hasil audit internal dan pemeriksaan ahli dari instansi terkait. Mohon bersabar. Kami bekerja berdasarkan fakta hukum. Setiap perkembangan akan kami buka ke publik. Tidak ada yang akan kami tutup-tutupi,” tandasnya.

Dengan penyidikan yang kini berjalan, masyarakat Kota Metro menantikan ketegasan aparat hukum dalam menyapu bersih praktik korupsi di sektor pendidikan. Di tengah harapan masyarakat terhadap peningkatan kualitas pendidikan, dugaan penyimpangan seperti ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki sistem pengawasan, manajemen, dan integritas para pemangku kebijakan pendidikan.(**)

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Spanduk Pengosongan dan Pembongkaran Shopping Center Metro Picu Kericuhan Pedagang
Polres Way Kanan Ungkap Curas Ranmor di 5 Lokasi dan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Angka Peserta Didik PKBM Sudimoro Disorot, Data 200 vs 492 Jadi Pertanyaan Besar
Bawaslu Kota Metro Gandeng PWI Gelar Diskusi Strategis, Perkuat Sinergi Pengawasan Pemilu
Polda Lampung Bongkar Jaringan Narkoba Internasional: 89 Kg Sabu Disita
Program Sanitasi APBN 2026 di Pesisir Barat Masuk Tahap Akhir Pengerjaan 
Dana SBS dan BOSP-BOP PKBM Sejati Semaka Disorot: Data Peserta Didik Dipertanyakan
Menyerang Petugas, Terduga Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Spanduk Pengosongan dan Pembongkaran Shopping Center Metro Picu Kericuhan Pedagang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Polres Way Kanan Ungkap Curas Ranmor di 5 Lokasi dan Penyalahgunaan BBM Subsidi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Angka Peserta Didik PKBM Sudimoro Disorot, Data 200 vs 492 Jadi Pertanyaan Besar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:16 WIB

Bawaslu Kota Metro Gandeng PWI Gelar Diskusi Strategis, Perkuat Sinergi Pengawasan Pemilu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Polda Lampung Bongkar Jaringan Narkoba Internasional: 89 Kg Sabu Disita

Berita Terbaru