Tanam Padi Serentak di Lampung Timur, Kodam XXI/Radin Inten, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

- Penulis Berita

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung,Buktipetunjuk.id –

Gerakan Tanam Padi Serentak yang digelar Kodam XXI/Radin Inten bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menjadi penanda kuat kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Braja Fajar dan Desa Braja Emas, Kecamatan Way Jepara, Selasa (20/1/2026), melibatkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kartika Bina Tani.

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menyebut kehadiran TNI dan pemerintah provinsi sebagai suntikan semangat baru bagi petani dan pemerintah daerah di tengah keterbatasan fiskal.

Menurutnya, sektor pertanian tetap menjadi prioritas strategis karena Lampung Timur merupakan salah satu lumbung padi utama di Provinsi Lampung.

“Lampung Timur memiliki luas lahan padi 55.952 hektare, terbesar kedua di Provinsi Lampung. Meski alokasi anggaran pertanian masih terbatas, kolaborasi ini membuat kami optimistis produksi dan kesejahteraan petani dapat terus meningkat,” ujar Ela.

Ela menjelaskan, gerakan tanam padi di Way Jepara akan menjadi wilayah dampingan Kodam XXI/Radin Inten dengan luasan awal mencapai 2.396 hektare dan berpotensi diperluas ke kecamatan lain.

Program ini melengkapi berbagai inisiatif sebelumnya, seperti petani mitra Adhyaksa serta optimalisasi lahan pertanian di sejumlah wilayah Lampung Timur.

Sementara itu, Panglima Kodam XXI/Radin Inten, Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi, menegaskan bahwa gerakan tanam padi serentak ini sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan pangan sebagai fondasi kedaulatan bangsa.

Baca Juga:  Wartawan di Pangkalpinang Ditemukan Dalam Sumur Kondisi Meninggal

“Kegiatan ini melibatkan sekitar 250 petani dengan luasan tanam awal 500 hektare. Kami menggunakan varietas padi Inpari 32 yang memiliki potensi hasil hingga delapan ton per hektare. Ke depan, melalui riset , pengembangan teknologi pertanian, kami berharap ada varian bibit dengan produktivitas bisa mencapai 10 hingga 12 ton per hektare,” kata Kristomei.

Ia menambahkan, Kodam XXI/Radin Inten turut mendorong modernisasi pertanian melalui pemanfaatan teknologi.

Salah satunya dengan aplikasi Centurion 21 yang mengintegrasikan pemetaan drone dan analisis data untuk memprediksi hasil panen serta mendeteksi gangguan tanaman sejak dini.

“Babinsa tidak hanya mendampingi di lapangan, tetapi juga menjadi penghubung teknologi bagi petani. Dengan pendekatan berbasis data dan kecerdasan buatan, pertanian Lampung Timur diharapkan semakin efisien dan berdaya saing,” ujarnya.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan kelompok tani, Gerakan Tanam Padi Serentak ini diharapkan mampu mendongkrak produksi beras Lampung Timur sekaligus memperkuat posisi Lampung sebagai salah satu penyangga pangan nasional.(Red/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Tanggamus Tangkap Tiga Terduga Penadah Motor Curian
Polres Kepahiang Siapkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kriminalitas Triwulan III Naik 69 Persen.
Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam
Bersinergi, Kapolres Jombang Jalin Silaturahmi dengan Bupati
Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 
Perkuat Silaturahmi, Kapolres Jombang Sambangi Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar
Diduga Selewengkan Retribusi Rp140 Juta, Puskesmas Tambang Emas Disorot BPK
Kinerja Kepala Dinas Kominfo Merangin Dikritik: Dinilai Lamban Tangkal Isu Negatif
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Polres Tanggamus Tangkap Tiga Terduga Penadah Motor Curian

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Polres Kepahiang Siapkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kriminalitas Triwulan III Naik 69 Persen.

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bersinergi, Kapolres Jombang Jalin Silaturahmi dengan Bupati

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 

Berita Terbaru