Sekda Tanggamus Tinjau Tanggul Way Belu Jebol, Antisipasi Banjir Susulan

- Penulis Berita

Rabu, 23 September 2026 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGGAMUS,Buktipetunjuk.id –

Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus, Ir. Suaidi, M.M., meninjau langsung tanggul Sungai Way Belu yang jebol di Pekon Negara Batin, Kecamatan Kotaagung Barat, Rabu, 23 September 2026.

Peninjauan dilakukan sehari setelah banjir merendam permukiman warga hingga fasilitas pendidikan di wilayah tersebut.

Dalam kunjungan itu, Suaidi didampingi Plt. Kepala Dinas PUPR Tanggamus Jon Novri, Camat Kotaagung Barat, serta jajaran BPBD, Damkar, Satpol PP, dan aparatur pekon.

Dari hasil peninjauan, aliran Way Belu dinilai membutuhkan penanganan segera. Selain tanggul yang jebol sepanjang sekitar 70 meter di area kebun kampung, terjadi pendangkalan parah yang membuat permukaan sungai hampir sejajar dengan kebun warga.

“Ini masih kita pertimbangkan, apakah nanti akan dilakukan bronjong atau penanggulan. Tetapi ini memakan biaya besar,” kata Suaidi.

Menurut Suaidi, jika tidak segera ditangani, kerusakan tanggul berpotensi mengancam 50 hingga 70 hektare lahan persawahan warga.

Pemerintah daerah pun menyiapkan langkah cepat berupa pembangunan tanggul darurat melalui BPBD untuk mengurangi risiko saat hujan deras kembali turun.

“Dalam waktu dekat ini kita akan sementara, mungkin melalui BPBD, melakukan pembuatan tanggul darurat,” ujarnya.

Baca Juga:  Tekab 308 Temukan Mobil Yang Hilang di Steam, Pelaku Masih DPO

Selain titik jebol, Suaidi menyoroti pendangkalan di hilir Way Belu. Ia menilai penanganan tak bisa parsial karena air yang tersumbat di hilir berpotensi kembali menghantam tanggul.

“Kalau di hilirnya terjadi pendangkalan, ketika air datang tidak mengalir, ini bisa kembali menghantam. Jadi ini juga menjadi pertimbangan,” kata dia.

Pemkab Tanggamus saat ini melakukan perhitungan teknis untuk menentukan skema penanganan permanen.

Opsi penanganan akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, termasuk membuka peluang mengusulkan dukungan ke pemerintah pusat bila diperlukan.

Untuk sementara, Suaidi mengimbau warga di sekitar aliran Way Belu meningkatkan kewaspadaan saat hujan.

Ia juga meminta aparatur pekon berkoordinasi dengan wilayah hulu untuk memantau potensi kiriman air.

“Imbauan kepada masyarakat supaya berhati-hati kalau ada hujan. Aparat pekon juga harus saling berkoordinasi dengan wilayah di atas,” jelasnya.

Penanganan tanggul Way Belu menjadi prioritas Pemkab Tanggamus karena menyangkut keselamatan warga, keberlangsungan lahan pertanian, serta aktivitas sekolah di sekitar lokasi.(Roli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam
Bersinergi, Kapolres Jombang Jalin Silaturahmi dengan Bupati
Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 
Perkuat Silaturahmi, Kapolres Jombang Sambangi Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar
Diduga Selewengkan Retribusi Rp140 Juta, Puskesmas Tambang Emas Disorot BPK
Kinerja Kepala Dinas Kominfo Merangin Dikritik: Dinilai Lamban Tangkal Isu Negatif
Pilkades Pulau Rakyat Tua Sempat Ricuh Akibat Warga Pemilik E-KTP Tak Bisa Mencoblos Di TPS
Polres Way Kanan Ungkap Curas Ranmor di 5 Lokasi dan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bersinergi, Kapolres Jombang Jalin Silaturahmi dengan Bupati

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Perkuat Silaturahmi, Kapolres Jombang Sambangi Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Diduga Selewengkan Retribusi Rp140 Juta, Puskesmas Tambang Emas Disorot BPK

Berita Terbaru