Perlu Transparansi, Kabid Paud Disdik Lampung Timur Akan Panggil Kepala PKBM Sukamaju.

- Penulis Berita

Jumat, 15 Maret 2024 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur,Buktipetunjuk.id Menyikapi adanya pemberitaan dari beberapa media online, Ratna selaku Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal Kesetaraan, Disdik kabupaten Lampung Timur, akan panggil kepala Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sukamaju, Lampung Timur.

Saat dijumpai tim media di ruang kerjanya, Jumat (15/3/2024), Ratna selaku Kabid sampaikan.” Nanti kita akan coba panggil kepala PKBM Sukamaju dan akan kita lakukan pembinaan dan pelatihan baik secara administrasi, atau proses pendidikan dan pembelajaran secara Non Formal.” ungkapnya.

“Lebih lanjut Ratna mengatakan dalam waktu dekat ini nanti kita akan koordinasikan semua, itu perlu adanya ketransparansian dalam pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum, penilaian dan pembangunan karakter, kelembagaan.” kata Ratna.

Pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang kurikulum, penilaian dan pembangunan karakter, kelembagaan dan sarana prasarana serta peserta didik dan pendidik. Pelaksanaan laporan di bidang kurikulum, penilaian dan pembangunan karakter, kelembagaan dan sarana prasarana serta peserta didik. Pendidikan anak di non formal kita akan terus pantau karena ijazahnya bisa di gunakan untuk jadi DPRD dan Gubernur bahkan untuk kuliah.” ujar Ratna.

Baca Juga:  Miris Oknum Polisi Salah Sasaran, Mendobrak Rumah Janda di Lampung Timur Alasan Mencari DPO

“Yang sifat nya umum seperti jumlah murid daftar hadir murid, dan penerima Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan atau (BOP) seharusnya tidak perlu takut jelaskan saja itu kan pertanyaan yang sifatnya umum.

Semoga hal semacam ini tidak terulang kembali di PKBM yang lainnya, daftar hadir dan jumlah penerima bantuan BOP jelaskan saja karena di bawah umur 24 tahun masih mendapatkan bantuan, jadi perlu transparansi akuntabel dalam menyampaikan anggaran dana bantuan BOP dari pemerintah kalau masih pertanyaan yang sifatnya umum.” tegas Ratna.

Ratna sampaikan juga terima kasih kepada awak media yang sudah ikut berperan dalam bentuk kritik membangun, hal itu sangat berdampak positif agar para pengurus PKBM khususnya, dapat lebih berhati hati dalam mengelola anggaran serta lebih transparan lagi kedepannya.

(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aklamasi di Muskab, Widi Wariasno Lanjutkan Pimpin PBSI Lampung Timur 2026-2030
Realisasi Dana Sarpras Rp 1,1 Miliar SMAN 1 Sekampung Lampung Timur Dipertanyakan
JMSI Lampung Apresiasi Kinerja Kajati, Minta Transparansi Perkara Ditingkatkan
Nyaris Rp 1 Miliar! Dana Sarpras SMAN 2 Sekampung Lampung Timur 2024-2025 Dipertanyakan
Cabjari Pelabuhan Panjang Ungkap Dugaan Korupsi Dana BOS Rp339 Juta di SDN 1 Telukbetung Selatan
Sekda Rustam Effendi Hadiri Rakor KONI Lamtim Jelang Porprov Lampung 2026
Peringatan HUT ke-81 RI, Delapan Organisasi Pers Lampung Timur Sepakat Menggelar Bakti Sosial 
JMSI Lampung Terima 5 Mahasiswa KPI UIN Raden Intan untuk PKL Terintegrasi KKN
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Aklamasi di Muskab, Widi Wariasno Lanjutkan Pimpin PBSI Lampung Timur 2026-2030

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Realisasi Dana Sarpras Rp 1,1 Miliar SMAN 1 Sekampung Lampung Timur Dipertanyakan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:27 WIB

JMSI Lampung Apresiasi Kinerja Kajati, Minta Transparansi Perkara Ditingkatkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Nyaris Rp 1 Miliar! Dana Sarpras SMAN 2 Sekampung Lampung Timur 2024-2025 Dipertanyakan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:15 WIB

Cabjari Pelabuhan Panjang Ungkap Dugaan Korupsi Dana BOS Rp339 Juta di SDN 1 Telukbetung Selatan

Berita Terbaru